Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGGUNG Crypto.com Arena kembali menjadi saksi bisu kemegahan malam puncak Grammy Awards ke-68 yang digelar pada Minggu (1/2) malam waktu setempat. Tahun ini, industri musik dunia memberikan penghormatan tertinggi kepada para musisi yang telah memberikan kontribusi luar biasa sepanjang periode Agustus 2024 hingga Agustus 2025.
Dipandu kembali oleh komedian Trevor Noah untuk keenam kalinya, malam penghargaan ini diwarnai dengan momen emosional dan pencapaian bersejarah.
Sorotan utama malam itu jatuh pada Bad Bunny. Sang megabintang asal Puerto Rico ini berhasil mengukir sejarah sebagai artis Latin pertama yang memenangkan kategori paling bergengsi, Album of the Year, melalui karyanya “Debí Tirar Más Fotos” (DTMF).
Saat menerima piala di atas panggung, Bad Bunny menyampaikan pesan yang sangat kuat. “ICE out! Kami bukan alien,” serunya, merujuk pada isu imigrasi dan identitas budaya yang kerap ia suarakan.
Kendrick Lamar, yang memimpin perolehan nominasi tahun ini, tidak pulang dengan tangan kosong. Bersama SZA, ia berhasil menyabet penghargaan Record of the Year untuk lagu kolaboratif mereka, “Luther”. SZA yang tampak sangat terharu saat menerima piala bersama Kendrick dan Cher menyatakan, "Saya tidak akan pergi dengan tenang," mengisyaratkan ambisi dan semangatnya yang terus menyala di industri ini.
Sementara itu, kategori Song of the Year jatuh ke tangan Billie Eilish lewat lagu “WILDFLOWER”. Ini menjadi kemenangan manis bagi Eilish, mengingat lagu tersebut merupakan salah satu trek paling emosional dari album terbarunya.
Gelar Best New Artist tahun ini disabet oleh musisi asal Inggris, Olivia Dean. Kemenangan ini mempertegas posisinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kancah musik global saat ini.
Di kategori Pop, Lady Gaga tampil dominan dengan memenangkan Best Pop Vocal Album untuk “Mayhem” dan Best Dance Pop Recording melalui lagu “Abracadabra”. Kemenangan ini sekaligus menandai kembalinya sang "Mother Monster" ke puncak kejayaan ajang Grammy.
Malam penghargaan ini juga dimeriahkan oleh penampilan memukau dari Justin Bieber, Sabrina Carpenter, hingga penghormatan khusus (In Memoriam) untuk Ozzy Osbourne dan D'Angelo yang menyentuh hati para hadirin. Dengan berakhirnya perhelatan ke-68 ini, Recording Academy sekali lagi membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang terus berkembang melampaui batas genre dan negara. (People/Grammy/Z-2)
Bagi Bad Bunny, peran di film Porto Rico merupakan lompatan besar setelah sebelumnya hanya tampil sebagai pemeran pendukung dalam film Bullet Train dan Caught Stealing.
Simak perjalanan inspiratif Bad Bunny dari kasir supermarket hingga memenangkan Album of the Year Grammy 2026 dan tampil di Super Bowl LX.
BINTANG global asal Puerto Rico, Bad Bunny, sukses menyulap panggung Super Bowl 2026 di California menjadi pesta jalanan raksasa.
Bad Bunny mencetak sejarah sebagai artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol di Super Bowl. Ia berkolaborasi dengan Lady Gaga.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Bad Bunny jadi artis pertama yang tampil full Bahasa Spanyol di Super Bowl. Simak persiapan sang bintang hingga ketegangan politik dengan kubu Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved