Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Marcell Siahaan kembali menghadirkan karya terbaru yang sarat akan makna personal. Kali ini, ia merilis ulang lagu klasik era 80-an berjudul Mulanya Di Sini, sebuah tembang populer milik band legendaris asal Malaysia, Freedom.
Dalam proyek ini, Marcell tidak tampil sendirian. Ia menggandeng pasangan hidupnya, Rima Melati Adams, sebagai kolaborator vokal.
Kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan dua penyanyi di dalam studio, melainkan sebuah perayaan atas perjalanan cinta mereka yang telah melewati usia tujuh belas tahun pernikahan.
Berdasarkan siaran pers, yang dikutip Kamis (29/1), pemilihan lagu Mulanya Di Sini dilakukan melalui pendekatan yang jujur dan bersahaja.
Marcell sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan. Ia justru memberikan ruang agar makna asli dari lagu tersebut dapat tumbuh secara alami bagi para pendengar.
Inti dari naskah aransemen terbaru ini adalah pesan tentang kebersamaan, kesabaran, serta tanggung jawab dalam sebuah hubungan. Marcell menekankan bahwa kekuatan utama dari versi terbaru ini terletak pada ketulusan penyampaiannya.
“Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” ungkap Marcell.
Bagi Rima Melati Adams, lagu ini memiliki kedekatan emosional yang sudah terpupuk sejak lama.
Ia mengaku telah mengenal lagu ini sejak masa kanak-kanak saat tumbuh besar di Singapura. Namun, saat menyanyikannya kembali bersama Marcell saat ini, naskahnya berubah menjadi sebuah refleksi perjalanan hidup.
Bagi pasangan ini, Mulanya Di Sini bukan sekadar ajang nostalgia terhadap musik masa lalu. Lagu ini menjadi simbol tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara, dan dimulai kembali meski waktu terus berjalan.
Secara teknis, lagu ini diproduksi dengan pendekatan yang sangat intim. Minimnya ornamen musik membuat perhatian pendengar tertuju pada harmoni dua suara yang telah dibentuk oleh waktu dan pertumbuhan bersama.
Mulanya Di Sini berbicara tentang cinta bukan sebagai sebuah konsep ideal yang tak tergapai. Sebaliknya, lagu ini memotret cinta sebagai sebuah keputusan yang diambil setiap hari, sebuah komitmen yang sering kali menuntut pasangan untuk berani memulai kembali dari titik awal demi menjaga keutuhan hubungan.
Melalui interpretasi terbaru ini, Marcell dan Rima mengajak pendengar untuk melihat kembali fondasi hubungan mereka masing-masing melalui kejujuran nada dan lirik yang sederhana namun mendalam. (Ant/Z-1)
Sony menghadirkan LinkBuds Clip dengan desain terbuka dan WF-1000XM6 dengan peredam kebisingan canggih. Dua earbud untuk pengalaman audio berbeda.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved