Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA haru menyelimuti TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, saat prosesi pemakaman selebgram Lula Lahfah. Di tengah duka yang mendalam, sang ayah, Muhammad Feroz, tampak berusaha tegar melepas kepergian putri tercintanya yang mendadak pada Jumat malam (23/1).
Saat memberikan pesan terakhir usai menguburkan Lula, Feroz mengucapkan permintaan maaf jika selama hidup Lula berbuat salah. Ia juga menambahkan, jika sang anak memiliki urusan utang piutang, agar segera menginformasikan ke pihak keluarga.
Berbicara kepada media, Feroz menyatakan keluarga telah ikhlas menerima kepergian Lula sebagai takdir Tuhan. Ia mengenang Lula sebagai sosok anak yang luar biasa berbakti dan sangat peduli terhadap orang tua serta keluarganya.
“Dia anak yang baik, anak yang peduli sama keluarganya, sama orang tua. Kami juga melihat dia sama teman-temannya juga sangat dekat dan baik,” ujar Feroz, Sabtu, (24/1).
Feroz menceritakan momen kenangan terakhir yang sangat membekas. Seminggu sebelum meninggal dunia, Lula tiba-tiba mengajak seluruh keluarga untuk makan bersama di rumah.
“Dulu ada makan-makan seminggu sebelum ini. Kami juga enggak ngerti, dia tiba-tiba ngajak makan di rumah. Waktu kami tanya ada apa, dia bilang enggak ada apa-apa, cuma pengen makan aja. Ternyata itu jadi kenangan terakhir kami,” kenangnya.
Salah satu hal yang paling disesali oleh Feroz adalah Lula selama ini memendam sakit yang diidapnya sendiri agar tidak mengkhawatirkan keluarga. Diketahui, Lula memang memiliki riwayat penyakit lambung (GERD) dan pembengkakan usus yang sempat membuatnya dirawat di rumah sakit saat momen tahun baru 2026.
Feroz mengungkapkan Lula ternyata sering mengeluhkan rasa sakit yang hebat di bagian perut sebelah kiri kepada teman-teman dekatnya.
“Itu yang sering dia keluhkan, tapi dia enggak mengeluh ke keluarga. Dia mengeluhnya sama teman-temannya, teman dekatnya. Dia bilang sakit banget.”
“Di bagian kiri itu kenceng. Tapi kami enggak tahu gitu loh. Kalau kami tahu mungkin kami suruh dia... berobat lah mungkin ya kalau enggak di sini atau di luar gitu kan, kami bisa bawa dia seperti itu. Tapi kenapa dia enggak gitu. Eh... ya itu mungkin dia akhirnya dia tahan, dia tahan, dia tahan…”
Lula Lahfah dimakamkan di TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, (24/1). Lula meninggal pada Jumat malam, (23/1).
Ayah almarhumah Lula Lahfah, M Feroz, mengaku tidak mengetahui adanya rencana pelaporan yang disebut-sebut akan dilakukan oleh kerabat dan rekan dekat putrinya.
ORANGTUA almarhumah selebgram Lula Lahfah memberikan penghormatan terakhir untuk sang anak, usai dimakamkan di TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, (24/1).
UNGGAHAN vlog terbaru mendadak viral setelah netizen menemukan penampakan tabung 'Whip Pink' di kediaman musisi Reza Arap, memicu reaksi keras dari selebgram Awkarin.
Selebgram Karin Novilda atau Awkarin, sahabat dekat mendiang Lula Lahfah, turut memberikan sindiran tajam melalui media sosialnya terkait temuan tabung Whip Pink di rumah Reza Arap.
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami asal-usul temuan tabung gas Nitrous Oxide (N2O) bermerek Whip Pink di lokasi meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
Bareskrim Polri memberi sinyal akan memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan gas nitrogen oksida atau nitrous oxide (N2O) alias gas tertawa.
Gas N2Oi masuk dalam daftar obat Formularium Nasional yang hanya boleh diberikan oleh tenaga medis profesional yang memiliki kompetensi di bidang anestesi.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan gas medis nitrous oxide (N2O) di luar peruntukan kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved