Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKU Aurelie Moeremans yang berjudul Broken Strings mendadak viral karena keberaniannya mengungkap sisi gelap industri hiburan dan pengalaman pribadinya sebagai korban child grooming. Aurelie Moeremans menceritakan bagaimana seorang pria dewasa, yang disamarkan dengan nama Bobby, masuk ke kehidupannya saat ia masih berusia 15 tahun dan melakukan manipulasi sistematis.
Melalui tulisannya, Aurelie berharap masyarakat bisa lebih waspada terhadap pola pendekatan orang dewasa yang mencurigakan. Berikut adalah lima ciri child grooming yang diidentifikasi dari pengalaman Aurelie Moeremans yang ia bagikan dalam Broken Strings ebook:
Pelaku biasanya membangun kepercayaan dengan memberikan perhatian yang sangat intens, pujian, hingga hadiah atau uang. Tujuannya adalah membuat anak merasa "istimewa" dan menciptakan rasa utang budi secara emosional kepada pelaku.
Dalam Broken Strings, Aurelie mengungkap bagaimana pelaku secara perlahan memisahkan dirinya dari realitas, termasuk menjauhkan hubungan dengan orang tua dan teman sebaya. Hal ini dilakukan agar korban hanya bergantung sepenuhnya pada pelaku.
Tanda bahaya lainnya adalah mulai adanya kontrol terhadap hal-hal pribadi. Aurelie menceritakan bagaimana pelaku mendikte cara berpakaiannya hingga membatasi akses komunikasinya dengan dunia luar, yang merupakan bentuk penguasaan penuh atas diri korban.
Pelaku menggunakan statusnya sebagai orang dewasa atau figur otoritas untuk mendominasi keputusan anak. Ketimpangan usia yang jauh (dalam kasus Aurelie, pelaku berusia hampir dua kali lipat darinya) memudahkan predator untuk memanipulasi pemikiran anak yang belum matang.
Predator sering menanamkan pemikiran bahwa hubungan mereka adalah rahasia yang tidak boleh diketahui siapapun. Hal ini menciptakan beban psikologis bagi anak dan membuat mereka takut untuk melapor atau mencari bantuan karena merasa terikat janji.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di-grooming waktu umur 15 tahun... ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban," tulis Aurelie dalam unggahan media sosialnya terkait buku tersebut.
Kisah Aurelie menjadi pengingat bagi para pendidik dan orang tua bahwa child grooming tidak selalu dimulai dengan kekerasan fisik, melainkan sering kali diawali dengan kenyamanan semu yang mematikan. (H-3)
Pelajaran dari memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans: cara mengenali grooming, tanda hubungan tidak sehat, dan langkah pemulihan.
Psikiater Lahargo mengulas Broken Strings Aurelie Moeremans tentang child grooming, pola manipulasi, ciri pelaku dan dampak trauma dan tips orang tua era digital.
Taktik ini sangat rapi karena melibatkan penipuan yang tidak hanya menyasar anak, tetapi juga berusaha mengambil hati orangtua sebelum aksi pelecehan dilakukan.
Sebagai langkah preventif, orangtua didorong untuk membangun ikatan emosional yang kuat dan konsisten, sembari menetapkan batasan perilaku yang jelas.
Meskipun pertama kali diluncurkan secara terbatas pada Oktober 2025, buku ini kembali viral dan memuncaki percakapan di awal tahun 2026 karena pesannya yang kuat dan relevan
Informasi lengkap rencana penerbitan buku fisik Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Simak perbedaan versi PDF vs fisik, jadwal PO, dan ulasan memoarnya.
LEWAT buku Broken Strings, Aurelie Moeremans tidak hanya membongkar luka lama terkait child grooming, tetapi juga membagikan peta jalan kesembuhannya.
Broken Strings ebook yang dibagikan secara gratis dalam format digital ini dipandang sebagai instrumen edukasi penting bagi orang tua dan pendidik untuk memahami pola child grooming.
AKTRIS dan penyanyi Aurelie Moeremans mengambil langkah berani dengan merilis buku memoar berjudul Broken Strings yang menceritakan pengalaman kelamnya terjebak dalam child grooming.
BROKEN Strings ebook karya Aurelie Moeremans menjadi perbincangan hangat setelah sang aktris membagikan kisah masa lalunya yang kelam secara transparan.
Ulasan mendalam Broken Strings oleh Aurelie Moeremans, perjalanan musik sang aktris, dan alasan mengapa karyanya begitu menyentuh hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved