Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Sinopsis Ebook Broken Strings: Memoar Berani Aurélie Moeremans Melawan Trauma Masa Lalu

Reynaldi Andrian Pamungkas
13/1/2026 21:45
Sinopsis Ebook Broken Strings: Memoar Berani Aurélie Moeremans Melawan Trauma Masa Lalu
Berikut Sinopsis Ebook Broken Strings(kolase)

DUNIA hiburan tanah air dikejutkan dengan perilisan ebook personal milik Aurélie Moeremans yang bertajuk "Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth". Buku ini bukan sekadar curahan hati biasa, melainkan sebuah kesaksian jujur dari seorang penyintas child grooming, manipulasi emosional, dan kekerasan dalam hubungan yang tidak sehat.

Meskipun pertama kali diluncurkan secara terbatas pada Oktober 2025, buku ini kembali viral dan memuncaki percakapan di awal tahun 2026 karena pesannya yang kuat dan relevan bagi banyak perempuan di Indonesia.

Sinopsis Ebook Broken Strings

Broken Strings mengikuti perjalanan hidup Aurélie sejak masa kanak-kanaknya di Belgia. Ia menggambarkan dirinya sebagai anak yang pemalu dan sering mengalami perundungan. Titik balik cerita terjadi saat Aurélie remaja pindah ke Indonesia untuk mengejar karier di industri hiburan.

Di tengah kepolosan usia 15 tahun, ia bertemu dengan sosok pria yang jauh lebih tua (disamarkan dengan nama 'Bobby'). Awalnya, hubungan tersebut tampak seperti pelindung dan penuh perhatian. Namun, narasi buku secara perlahan mengungkap bagaimana pola grooming bekerja: mulai dari isolasi sosial, manipulasi pikiran (gaslighting), hingga kontrol total atas hidup Aurélie.

Aurélie menceritakan bagaimana ia kehilangan kendali atas dirinya sendiri, mengalami kekerasan fisik dan emosional, hingga akhirnya menemukan kekuatan untuk menyelamatkan diri. Buku ini ditutup dengan refleksi mendalam tentang proses healing dan cara ia berdamai dengan kepingan masa lalunya yang patah.

Makna Judul Broken Strings

Judul Broken Strings (Senar yang Patah) dipilih sebagai metafora kondisi batin sang penulis. Seperti alat musik dengan senar yang putus, kehidupan tetap berjalan namun kehilangan harmoni dan nadanya. Aurélie menggunakan analogi ini untuk menunjukkan betapa traumatisnya kehilangan masa muda akibat kontrol orang lain, namun ia juga menekankan bahwa senar tersebut bisa dirangkai kembali meski tidak akan pernah sama seperti semula.

Ebook Broken Strings karya Aurélie Moeremans adalah sebuah pengingat bahwa trauma masa lalu tidak harus mendefinisikan masa depan seseorang. Dengan bersuara, Aurélie tidak hanya menyembuhkan dirinya sendiri, tetapi juga memberikan cahaya bagi mereka yang masih terjebak dalam kegelapan yang sama. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya