Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses mencuri perhatian melalui debut single Sadari Hati, grup musik Eidra kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru mereka berjudul Ambigu. Single kedua ini menjadi kelanjutan eksplorasi musikalitas mereka yang semakin matang, sekaligus memotret sisi rapuh dari sebuah hubungan asmara.
Ambigu hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian. Lagu ini menangkap momen ketika seseorang mengharapkan sebuah kepastian, namun justru hanya dihadapkan pada situasi yang membingungkan, keraguan, hingga keheningan yang penuh tanda tanya.
Dari sisi produksi musik, Eidra masih mempertahankan garis merah yang menjadi ciri khas mereka. Abx, sang drummer, menjelaskan bahwa aransemen dalam lagu ini merupakan perpaduan antara estetika klasik dan modern.
"Konsep arrangement Single Ambigu ini masih seperti single sebelumnya dengan nuansa dream pop dibalut pop modern, serta elementary elektronik yang dinamis, membuat setiap beat terasa unik," ujar Abx saat memberikan perspektifnya mengenai arah musikalitas Eidra.
Sentuhan elektronik yang dinamis tersebut memberikan energi segar (fresh) sehingga lagu ini tetap terasa easy listening meski membawa pesan yang cukup berat.
Kekuatan utama Ambigu tidak hanya terletak pada instrumen, tetapi juga pada kedalaman pesan yang ingin disampaikan. Riza, sang vokalis, menekankan bahwa lagu ini memiliki daya tarik pada kejujuran narasinya.
"Lagu Ambigu memiliki lirik yang lugas dan juga makna yang sangat mendalam," ungkap Riza.
Pernyataan tersebut diamini oleh Deni WR selaku bassist. Ia menambahkan bahwa untuk melengkapi pengalaman pendengar, EIDRA juga menyuguhkan aspek visual yang digarap secara serius.
Menurutnya, video musik Ambigu didesain agar mampu menciptakan koneksi emosional dengan penonton.
"Selain lagu yang terasa nyaman untuk didengarkan, music video yang disuguhkan pun sangat cinematic sehingga memberi kesan relate untuk para penontonnya," tambah Deni.
Secara keseluruhan, Ambigu menawarkan energi baru yang relevan dengan pengalaman generasi saat ini. Lagu ini bukan sekadar karya seni yang lewat di telinga, melainkan sebuah representasi dari konflik batin yang tersirat dalam sebuah hubungan.
Sebagai sebuah karya, Ambigu diposisikan bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk dirasakan hingga ke dalam hati. Ia menjadi potret dari "keheningan yang paling bising"—sebuah situasi yang barangkali pernah dialami oleh banyak orang dalam perjalanan cintanya.
Saat ini, Ambigu sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital sebagai representasi terbaru dari identitas musik Eidra. (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved