Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSER bertajuk 55 Tahun Soneta bersama Rhoma Irama berlangsung meriah di Jakarta International Velodrome, Sabtu (13/12) malam. Pertunjukan itu menghadirkan rangkaian karya yang menandai perjalanan panjang Rhoma Irama dan Soneta dalam membentuk wajah dangdut Indonesia.
Deretan karya-karya penting yang telah mengiringi berbagai fase perjalanan karier Rhoma Irama menghibur penonton yang memadati area konser. Melalui susunan lagu-lagu yang kuat secara cerita, konser ini menjadi ruang bagi publik untuk menyaksikan kembali transformasi Soneta, dari kelompok musik pemula hingga menjadi orkes yang membawa pengaruh besar terhadap cara masyarakat Indonesia memahami musik.
“55 tahun adalah perjalanan yang penuh ujian dan syukur. Saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk bermusik dan menyampaikan pesan melalui karya. Terima kasih kepada Forsa dan semua yang tumbuh bersama Soneta,” ujar Rhoma Irama dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (13/12).
Sejumlah musisi lintas genre turut hadir dalam konser ini, yaitu Nicky Astria, Yuni Shara, dan Armand Maulana, yang memberikan kontribusi musikal dengan karakter dan gaya masing-masing. Kehadiran mereka memperkaya dimensi pertunjukan sekaligus menunjukkan jembatan panjang pengaruh Soneta dalam industri musik.
Konser “55 Tahun Soneta Bersama Rhoma Irama” menjadi momen untuk mengapresiasi keberlanjutan karya Rhoma Irama dan Soneta yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Musik, pesan, dan nilai yang diusung Soneta terbukti tetap relevan dan menyentuh berbagai generasi pendengar.
“Alhamdulillah acara ini berlangsung dengan baik. Bagi kami, ini bukan hanya tentang musik, tetapi tentang perjalanan panjang yang memberi dampak bagi banyak orang. Lagu-lagu Soneta tetap memiliki tempat di hati pendengar, dan kami ingin menghadirkannya secara utuh untuk penonton malam ini,” ungkap Project Director Kolam Ikan Creative Communications, Iwan Kurniawan, selaku penyelenggara.(M-2)
Akhir Februari lalu, Media Indonesia bertanya kepada Rhoma Irama di Studio Soneta, Depok. Pertanyaan itu seputar lagu baru si Raja Dangdut yang selalu dinanti para penggemar.
Di tengah polemik izin lagu dan royalti antara VISI dan AKSI, enam musisi Indonesia memberi izin terbuka bagi siapa saja untuk membawakan karya mereka.
RHOMA Irama membagikan kabar duka pada pagi ini, Minggu (13/7). Sang Raja Dangdut menginformasikan bahwa penyanyi dangdut senior Yunita Ababiel meninggal dunia.
RAJA Dangdut Indonesia Rhoma Irama mengapresiasi banyaknya penciptaan lagu saat ini yang semakin kreatif dan inovatif. Salah satunya, tecermin dalam kompetisi bertajuk LCLD 2025.
KABAR duka datang dari Rhoma Irama, Rabu (5/3) malam. Adik kandung Raja Dangdut itu, Herry Irama, meninggal dunia semalam.
Penampilan George Harliono kali ini terasa istimewa karena ia akan menjadi penampil utama dalam konser perdana Jakarta Metropolitan Orchestra.
Modus operasional yang digunakan adalah dengan menciptakan situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
King Nassar mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram demi mendukung aksi panggungnya yang dikenal sangat energik.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved