Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tyler Perry Donasikan Rp22 Miliar untuk Bantu Warga AS yang Kehilangan Bantuan Pangan akibat Goverment Shutdown

Thalatie K Yani
07/11/2025 08:10
Tyler Perry Donasikan Rp22 Miliar untuk Bantu Warga AS yang Kehilangan Bantuan Pangan akibat Goverment Shutdown
Aktor dan sutradara Tyler Perry menyumbang hampir US$1,4 juta untuk membantu jutaan warga Amerika Serikat yang kehilangan manfaat SNAP.(Instagram)

SUTRADARA dan aktor ternama Tyler Perry turun tangan membantu warga Amerika Serikat yang menghadapi krisis pangan, akibat penghentian sementara pemerintahan (government shutdown).

Perry, 56, menyumbangkan hampir US$1,4 juta (sekitar Rp22 miliar) kepada sejumlah organisasi yang mendukung keluarga terdampak, termasuk Atlanta Community Food Bank, Baby2Baby, Meals on Wheels Atlanta, Caring for Others, All for Lunch, Ron Clark Academy, dan Goodr.

“Jika kamu belum pernah hidup dalam kemiskinan, mungkin kamu tidak sepenuhnya memahami betapa besar dampak bantuan SNAP bagi masyarakat pekerja keras, para lansia, dan anak-anak,” ujar Perry dalam pernyataannya kepada People. “Bagi jutaan orang, hal itu bisa berarti kelaparan yang parah. Bagi bayi baru lahir, bisa berarti tidak memiliki akses terhadap susu formula.”

Jutaan Orang Kehilangan Akses Bantuan Pangan

Menurut keterangan resmi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), program Supplemental Nutrition Assistance Program (SNAP) memberikan bantuan pangan bagi keluarga berpenghasilan rendah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka.

Namun, dalam surat resmi tertanggal 18 Oktober, USDA menyatakan sekitar 42 juta warga Amerika terancam kehilangan manfaat SNAP pada November. Pasalnya dana federal tidak mencukupi untuk menutupi seluruh kebutuhan bantuan.

Perry, yang pernah berbagi kisah masa kecilnya yang penuh kesulitan dan pengalaman hidup tanpa tempat tinggal, menyebut hilangnya program bantuan pangan ini sebagai sesuatu yang “menyedihkan.”

“Belas kasih bukanlah hal yang bersifat politis, itu adalah wujud kemanusiaan dan tampaknya kita kehilangan keduanya saat ini,” tambahnya.

Seorang sumber dekat Perry mengatakan kepada People, “Tyler tahu betul bagaimana rasanya lapar dan tidak memiliki tempat tinggal. Meskipun ia telah meraih begitu banyak hal, perasaan itu tidak pernah benar-benar hilang. Setiap kali ia melihat ketidakadilan seperti ini, ia selalu terdorong untuk membantu. Ia benar-benar terpukul melihat apa yang terjadi pada begitu banyak orang.”

Shutdown Terpanjang dalam Sejarah AS

Shutdown yang dimulai pada 1 Oktober kini telah menjadi yang terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat, melampaui penutupan pemerintahan selama 35 hari pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Selain Perry, sejumlah selebritas lain juga menunjukkan solidaritas. Jimmy Kimmel mengumumkan pembukaan The Jimmy Kimmel Live! Big, Beautiful Food Bank untuk membantu L.A. Food Bank dan St. Joseph Center. Sementara dalam acara Variety Power of Women pada 29 Oktober, Wanda Sykes menyuarakan dukungannya bagi para ibu tunggal yang terdampak hilangnya bantuan SNAP. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik