Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH kolaborasi viralnya dengan 88rising, Butterflies, penyanyi sekaligus penulis lagu Mikah kembali dengan single baru yang sangat personal, Escape, yang kini sudah tersedia di semua platform streaming.
Sebagai bab pertama dari proyek tiga bagian Mikah yang berjudul Homesick, bagian pertama dari proyek yang berjudul Escape ini menangkap tarikan emosional antara hasrat mengejar mimpi dan rasa sakit meninggalkan rumah.
Dengan vokal yang lembut dan lirik yang menggugah, lagu ini memadukan kehangatan ritme R&B, kejernihan gemerlap indie pop, dan sentuhan mentah rock alternatif — sebuah evolusi alami dari lagu hitnya So I Don't Forget, tetapi dengan suara yang lebih luas dan sinematik.
Lirik yang diulang, "Can I escape, is it too late" mewujudkan konflik universal antara kenyamanan dan perubahan — antara keinginan untuk bebas dan ketakutan akan apa yang ada di baliknya.
Lirik lain yang menyentuh, "I'm at home sick and I'm sick of it," membalikkan kata "rindu rumah", mengekspresikan nostalgia sekaligus frustrasi. Ini adalah pengakuan yang akan dan dapat dipahami oleh banyak orang yang telah meninggalkan rumah.
Video musiknya, yang direkam sepenuhnya menggunakan stok film dengan tim kreatif Prancis, direkam di hutan yang tenang dan rumah-rumah minimalis di Yamanashi, Jepang.
Dibintangi oleh teman-teman masa kecil Mikah, senyum dan tawa yang tulus dalam video tersebut memberikan kehangatan alami pada visualnya.
"Adegan kami bermain sepak bola menunjukkan diriku yang sebenarnya," ujar Mikah. "Tawa itu nyata — itulah diriku."
Hasilnya terasa seperti film pendek — tenang, emosional, dan secara halus mengisyaratkan apa yang akan terjadi di bab-bab selanjutnya dari Homesick.
Setelah penampilannya baru-baru ini di JOOX TOP MUSIC NIGHT, bulan ini, Mikah akan kembali ke Bangkok pada 1 November untuk penampilannya di Monster Music Festival, menandai penampilan keduanya di kota itu hanya dalam dua bulan.
Dengan Escape, Mikah terus berbagi perjalanan pribadinya melalui musik — menerjemahkan pengalamannya tentang jarak, pertumbuhan, dan penemuan jati diri ke dalam lagu-lagu yang beresonansi dengan pendengar di mana pun. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved