Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menutup tahun sebelumnya dengan perilisan EP Never Ending, band rock asal Bekasi, Jendral Kantjil, kembali memperkenalkan karya terbaru mereka berjudul Rutinitas Menuju Punah.
Lagu ini menandai perjalanan baru band yang telah berdiri sejak 2002, sekaligus memperlihatkan konsistensi mereka dalam merawat semangat rock yang lahir dari akar kota industri tersebut.
Bagi Jendral Kantjil — yang beranggotakan Gerry (vokal), Phitoy (Guitar), dan Kenyon (drum) — karya ini bukan sekadar kelanjutan dari rilisan sebelumnya, tetapi refleksi atas perjalanan panjang mereka sebagai musisi independen yang terus bereksperimen tanpa kehilangan identitas.
Dalam proses produksinya, Rio Admodipuro turut terlibat membantu penggarapan musik. Gerry tetap menjadi penulis utama lirik, sementara proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Yosbonar, menghasilkan warna suara yang dinamis dan tegas.
Tidak hanya berfokus pada audio, mereka juga menggandeng Overscene untuk menggarap visual pendukung yang memperluas pengalaman pendengar ke ranah sinematik.
“Lagu ini kami biarkan hidup di tangan pendengar,” ujar Gerry. “Kami tidak ingin mengarahkan maknanya terlalu jauh. Setiap orang bisa punya tafsirnya sendiri terhadap apa yang kami mainkan dan tulis.”
Rutinitas Menuju Punah menjadi representasi dari fase baru Jendral Kantjil — lebih matang secara musikal, lebih berani dalam mengeksplorasi aransemen, dan lebih jujur dalam penyampaian pesan.
Lewat karya ini, mereka seakan menegaskan bahwa rock dari Bekasi masih punya tenaga besar dan relevansi yang kuat di tengah perubahan tren musik saat ini.
Untuk format rilis, audio single Rutinitas Menuju Punah akan hadir di seluruh platform musik digital pada 17 Oktober 2025, sementara Official Music Video akan dirilis secara eksklusif di kanal YouTube resmi Jendral Kantjil Band pada 20 Oktober 2025. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved