Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Film aksi laga Ikatan Darah yang menjadi debut rumah produksi Iko Uwais, Uwais Pictures, akan melangsungkan penayangan perdana (world premiere) di Fantastic Fest 2025. Fantastic Fest adalah festival film genre terbesar di Amerika Serikat, yang akan digelar pada 18-25 September di The Alamo Drafthouse South Lamar di Austin, Texas.
Fantastic Fest berfokus pada film-film genre seperti horor, fantasi, fiksi ilmiah, aksi, dan film-film fantastis. Dalam edisi ke-20 festival, akan menjadi momen kembalinya Sidharta Tata sebagai sutradara Ikatan Darah ke Fantastic Fest, sekaligus menandai awal perjalanan film Ikatan Darah secara internasional.
Di Fantastic Fest 2025, Ikatan Darah akan ditayangkan selama empat kali jadwal penayangan, yakni pada 18 September dan 25 September, masing-masing dua kali jadwal tayang.
“Sebuah kehormatan film debut dari Uwais Pictures, Ikatan Darah terpilih menjadi official selection di Fantastic Fest 2025 dan akan melakukan world premiere. Ini adalah awal dari perjalanan kami, dan semoga penonton internasional bisa menerima karya yang fresh dari kami,” ujar produser eksekutif Ikatan Darah Iko Uwais dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (17/9).
“Senang rasanya karya yang saya sutradarai bisa kembali ke Fantastic Fest. Kolaborasi saya kali ini bersama Iko Uwais, melalui Ikatan Darah yang akan tayang untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan karya kami,” tambah sutradara Ikatan Darah Sidharta Tata.
Ikatan Darah mengisahkan mantan atlet pencak silat yang harus menghadapi jaringan lintah darat untuk menyelamatkan kakak laki-lakinya, yang terjebak dalam permasalahan utang dan mempertaruhkan keselamatan keluarganya.
Film Ikatan Darah, diproduseri oleh Ryan Santoso dengan produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke Kaseger. Dibintangi oleh Livi Ciananta Item, Derby Romero, Ismi Melinda, Teuku Rifnu Wikana, Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswandi, Agra Piliang, dan aktris senior Lydia Kandou. (H-1)
Sebagian besar hasil penjualan tiket film garapan aktor sekaligus sutradara debutan, Iko Uwais, akan disumbangkan bagi korban bencana Sumatra.
FILM Timur mulai diputar serentak di bioskop Tanah Air sejak 18 Desember 2025. Karya ini menandai debut Iko Uwais sebagai sutradara
Film ini mengolah kisah nyata heroik dan patriotik ke dalam balutan action drama sinematik yang emosional, dengan fokus utama pada nilai persaudaraan anak bangsa dan kemanusiaan
Film ini menampilkan pertarungan fisik berdarah-darah. Di sisi lain, elemen drama dalam film ini juga cukup kuat, terutama terkait hubungan persaudaraan.
Kiat akting yang paling ditekankan Iko Uwais adalah menghilangkan keraguan, termasuk saat Aufa Assegaf diminta melakukan adegan laga di film Timur.
Adjustment yang dimaksud Iko sering terjadi karena kondisi set di lokasi yang mungkin tidak mendukung gerakan koreografi awal, sehingga memerlukan perubahan di menit-menit terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved