Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Alasan Film Timur Rilis Barengan Avatar: Berani Berdiri Sejajar di Layar yang Sama

Nike Amelia Sari
20/12/2025 19:21
Alasan Film Timur Rilis Barengan Avatar: Berani Berdiri Sejajar di Layar yang Sama
film Timur(Dok. Instagram @filmtimurofficial)

FILM Timur mulai diputar serentak di bioskop Tanah Air sejak 18 Desember 2025. Karya ini menandai debut Iko Uwais sebagai sutradara, sekaligus menunjukkan keberanian rumah produksi lokal yang memilih rilis bersamaan dengan film global Avatar: Fire and Ash.

Langkah tersebut diambil di tengah situasi ketika banyak film memilih menggeser jadwal tayang akibat kehadiran Avatar, yang dikenal sebagai salah satu waralaba terbesar dunia. Namun bagi Uwais Pictures, keputusan tetap melaju justru menjadi simbol sikap tegas terhadap eksistensi film nasional di layar bioskop.

"Kami sadar sepenuhnya siapa yang kami hadapi. Avatar adalah film raksasa dunia. Tapi Timur dibuat bukan untuk bersembunyi. Film Indonesia harus berani berdiri sejajar di layar yang sama," kata Executive Producer Timur, Yentonius Jerriel Ho, seperti dikutip dari situs Medcom.

Yentonius menegaskan bahwa persaingan antara Timur dan Avatar tidak semata-mata dihitung dari angka penonton, melainkan menyangkut martabat dan rasa percaya diri industri film Indonesia.

"Kalau setiap film Hollywood datang kita selalu menyingkir, maka kita menyerahkan layar kita sendiri. Timur adalah pesan bahwa karya anak bangsa tidak inferior,” tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh produser Ryan Santoso. Ia menyebut keputusan merilis film di waktu yang sama dengan Avatar sebagai langkah berani yang jarang diambil oleh rumah produksi mana pun.

"Avatar itu IP raksasa, proyek mega dengan budget yang mungkin seratus kali lipat film Indonesia. Wajar banyak yang tidak berani melawan," ujar Ryan.

"Ibarat perang, cukup dengan bambu runcing. Kami tidak akan mundur dalam memperjuangkan kedaulatan perfilman nasional. Dari Indonesia, untuk dunia," lanjut Ryan.

Selain duduk di kursi sutradara, Iko Uwais juga tampil sebagai pemeran utama dalam film ini. Namanya telah lama dikenal di panggung perfilman internasional sebagai aktor laga Indonesia dengan reputasi global.

Diproduksi oleh Uwais Pictures, Timur menghadirkan suguhan film aksi dengan koreografi pertarungan yang intens, visual modern, serta cerita kepahlawanan yang berpijak pada semangat perjuangan dan nasionalisme.

“Kita ini lahir dari rahim pejuang. Semangatnya jelas: maju terus, pantang mundur. Timur bukan hanya film, tapi simbol perlawanan sinema Indonesia terhadap dominasi Hollywood," ujar Yentonius. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik