Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUMANTO, yang belakangan dikenal dengan konten-kontennya di media sosial termasuk salah satunya adalah konten mukbang, kini bermain film layar lebar. Sumanto akan muncul sebagai kameo di film horor Labinak: Mereka Ada di Sini yang tayang mulai hari ini (21/8) di bioskop.
Penulis skenario film Labinak: Mereka Ada di Sini, Pratiwi Juliani mengungkapkan kehadiran Sumanto di film ini akan menjadi kejutan.
“Untuk di film ini, kami ingin memberikan kejutan kepada penonton. Supaya penonton dan masyarakat Indonesia itu hari ini melihat beliau (Sumanto) dalam figur yang berbeda. Jadi beliau bukan lagi sebagai seseorang yang memiliki kisah masa lalu yang kelam, tapi kita sekarang sudah bisa melihat beliau sebagai orang yang berkontribusi juga terhadap media hiburan di Indonesia,” ungkap Pratiwi Juliani usai menonton film Labinak: Mereka Ada di Sini bersama Sumanto di CGV Rita Supermall Purwokerto, Senin, (18/8).
Sementara itu, Nayla Purnama yang bermain di film ini juga membocorkan, untuk secara adegan ia tidak bersinggungan langsung dengan Sumanto.
“Sebenarnya secara adegan itu memang semuanya terstruktur dan kebetulan enggak ada yang benar-benar directly gitu loh (dengan Sumanto). Jadi memang semuanya safety sih,” kata Nayla.
Film Labinak mengangkat kisah tentang Najwa (Raihaanun), guru dari kota kecil, yang pindah ke Jakarta demi masa depan putrinya, Yanti (Nayla Denny), setelah menerima tawaran mengajar di sekolah elit di sebuah yayasan. Namun, rumah barunya justru menyimpan teror sekaligus petunjuk dari arwah-arwah gentayangan korban praktik kanibalisme kuno yang dijalankan oleh para pemilik yayasan.
Saat ritual mematikan semakin dekat, Najwa harus melawan kekuatan gelap demi menyelamatkan dirinya dan anaknya agar tak menjadi tumbal ritual kanibal berikutnya. (H-2)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Film horor biasanya menampilkan tema seperti hantu, setan, pembunuh berantai, kutukan, atau fenomena supranatural. Tujuannya adalah membuat penonton merasakan ketegangan
MD Pictures bersiap untuk kembali merebut penonton di momen libur lebaran lewat film horor terbaru Danur: The Last Chapter yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Zee Ashadel.
Film ini biasanya menampilkan unsur menyeramkan seperti makhluk gaib, misteri, suasana gelap, atau kejadian menegangkan.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Tujuan utama film horor bukan hanya menakut-nakuti, tetapi juga membangun emosi, adrenalin, dan rasa penasaran penonton. Beberapa film horor juga menyelipkan pesan moral, budaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved