Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Cyberbullying, karya rumah produksi DL Entertainment, mengangkat kisah seorang remaja sekolah yang mengalami perundungan di media sosial.
Film ini menyoroti fenomena sosial bahwa perundungan di ruang digital yang tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak dan remaja.
Cerita film Cyberbullying berpusat pada Neira, seorang siswi SMP berusia 13 tahun yang dikenal sebagai teladan di sekolah.
Dia merupakan seorang yang menaruh minat dalam mempelajari istilah-istilah baru yang mendorongnya untuk mengikuti kompetisi pengejaan kata dalam bahasa Inggris atau Spelling Bee.
Namun, hidupnya berubah drastis setelah sebuah video yang menampilkan pertengkarannya dengan teman sekolah viral di media sosial dan justru menjadi petaka bagi dirinya.
Akibat kejadian itu, Neira mengalami tekanan mental yang berat, menarik diri dari pergaulan, dan kehilangan motivasi hidup.
Untuk memulihkan kondisinya, keluarganya memutuskan agar Neira tinggal bersama sang kakek di lingkungan baru.
Di sana, ia mulai menemukan kembali makna hidup melalui nilai-nilai seperti keimanan, kemandirian, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan.
Bersama teman-teman barunya, Neira mendirikan taman baca dan tempat pelatihan Spelling Bee bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Puncak cerita terjadi saat Neira kembali ke sekolah lamanya untuk berpartisipasi dalam lomba Spelling Bee, meraih prestasi, dan sekaligus menuntaskan konflik serta luka emosional dari masa lalunya.
Dari segi cerita, film Cyberbullying menyuguhkan cerita seperti film keluarga pada umumnya, menyoroti lingkup pertemanan sekolah dengan pesan moral yang ditonjolkan mengenai bahaya perundungan siber.
Sedangkan dari segi akting, film Cyberbullying menampilkan performa yang cukup beragam. Karena sebagian besar pemerannya adalah anak-anak dan remaja, penampilan akting mereka dalam beberapa adegan terasa masih kaku dan kurang natural. Beberapa ekspresi pemeran terlihat belum sepenuhnya berhasil menyampaikan emosi karakter.
Kehadiran aktor senior Roy Marten menjadi nilai tambah tersendiri. Roy Marten mampu memberikan penampilan yang kuat dan meyakinkan. Karakternya sebagai kakek Neira tampil penuh empati dan menjadi figur bijak yang membimbing cucunya keluar dari keterpurukan.
Secara keseluruhan, Cyberbullying adalah film dengan pesan sosial yang kuat dan relevan dengan kondisi ruang digital digital masa kini
yang masih marak terjadi perundungan.
Meski segi akting sebagian besar karakternya masih perlu ditingkatkan, film ini berhasil menyampaikan pentingnya kesadaran akan dampak buruk perundungan di dunia maya serta pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan untuk memulihkan semangat hidup anak yang menjadi korban.
Film Cyberbullying menjadi film ketiga garapan DL Entertainment setelah Pulang Tak Harus Rumah (2024) dan Keluar Main (2024).
Syuting film Cyberbullying dimulai pada 9 April 2025 dan seluruh proses produksi dilakukan di KotaMakassar.
Disutradarai oleh Rusmin Nuryadin dan diproduseri Liani Kawati, film Cyberbullying dibintangi oleh Amanda Putri Revina, Roy Marten, Mohammad Rannan Tristan, Cahya Aryanagara, Andi Putri Najwah, Arlita Reggiana, Abdul Rodjak, dan lainnya. (Ant/Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved