Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
"STARBE...get ready!" Seruan khas para penggemar akhirnya kembali menggema!
Setelah enam bulan vakum sejak perilisan dua single terakhir di Desember 2024, StarBe siap menggebrak kembali industri musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul Berikan Yang Terbaik.
Menariknya, lagu ini bukan dirilis sendirian — Sammy Simorangkir juga merilis versi lain dari lagu yang sama di hari yang sama. Dua suara berbeda, dua gaya yang unik, namun satu pesan cinta yang kuat.
Di tengah tren girl group Indonesia yang semakin banyak memilih lagu berbahasa Inggris, StarBe justru mengambil langkah berani: kembali membawakan lagu berbahasa Indonesia.
Mereka ingin membawa pendengar kembali ke era ketika girl group Indonesia tampil percaya diri dengan bahasa ibu mereka.
Ini bukan berarti StarBe asing dengan musik internasional, dengan karya- karya mereka yang full berbahasa Inggris seperti Story Of Us, Princess Samurai, dan RoofTop.
Namun, kali ini, StarBe ingin menegaskan bahwa musik dan bahasa Indonesia layak bersinar di panggung global.
Berikan Yang Terbaik mengangkat kisah cinta yang rumit dan penuh emosi—tentang jatuh hati pada kekasih orang lain.
Meski belum terjalin hubungan apa pun, si tokoh dalam lagu ini menyimpan harapan bahwa suatu hari nanti ia bisa memiliki cinta itu, tanpa harus menyakiti siapa pun. Cerita yang bisa jadi relatable bagi banyak orang—kadang cinta memang datang di waktu dan tempat yang tak terduga.
Single ini juga menjadi bagian dari perjalanan StarBe menuju album kedua mereka yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Ini adalah lagu ke-3 yang telah dikonfirmasi masuk dalam album tersebut.
StarBe, yang digawangi Annabelle Sanjaya (Abel), Shella Fernanda (Shella), Kezia Lizina (Kezia), dan Chelsea Van Meijr (Chelsea), terus menunjukkan kekompakan dan chemistry kuat sebagai sebuah grup. Interaksi mereka yang hangat dan seru di media sosial membuktikan bahwa StarBe bukan hanya solid di atas panggung, tapi juga di balik layar.
Konsistensi mereka adalah bukti bahwa StarBe bukan sekadar girl group biasa—mereka adalah representasi semangat, kerja keras, dan kebersamaan.
Berikan Yang Terbaik sudah bisa didengarkan di semua platform digital. (Z-1)
Ada pula tantangan untuk memastikan para pencipta lagu dan musisi mendapatkan royalti dari penggunaan karya cipta mereka.
Lagu Berikan Yang Terbaik dari Sammy Simorangkir bercerita tentang seseorang yang jatuh cinta pada kekasih orang lain.
Daripada Menyiksa Diri milik Sammy Simorangkir bercerita tentang keberanian untuk melepaskan hubungan yang telah kehilangan makna dan cinta.
Bisakah? dari Fabio Asher dan Sammy Simorangkir merupakan lagu yang menceritakan tentang kehilangan seseorang yang sangat berarti secara permanen, sebuah kepergian tanpa jalan kembali.
Lagu Luka Yang Luas dari Sammy Simorangkir menceritakan tentang seseorang yang berada di titik kecewa yang sangat luar biasa tentang pengorbanannya yang berakhir dengan sia-sia.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Secara naratif, lagu :) dari Second Semester mengisahkan tentang perjuangan seorang pria yang memilih bertahan pada harapan semu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved