Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RANDA Oktovandy, solois asal Jakarta kembali menyapa penggemarnya dengan single terbarunya yang berjudul Labil. Kali Ini, Randa berkolaborasi dengan penyanyi perempuan berbakat Frietsa Rianty, yang biasa disapa FE, dalam lagu terbaru mereka Labil.
Lagu ini menyuguhkan kisah cinta yang dekat dengan kenyataan rumit, penuh emosi, tapi tetap menyimpan rasa sayang terhadap pasangannya.
Labil bukan sekedar lagu cinta. Lagu ini membingkai kondisi yang sering terjadi dalam hubungan.
"Ketika cinta datang bersamaan dengan amarah, kekecewaan, dan rasa campur aduk terhadap pasangan, kadang kita mau mengakhiri hubungan, tapi setelah dipikir, rasa sayangnya ternyata lebih besar" ujar Randa dan Frietsa.
Dibalut dengan aransemen pop folk dengan sentuhan nuansa ceria yang elegan, Labil menonjolkan harmonisasi dua vokal dari Randa dan Frietsa yang saling melengkapi dan mengisi satu sama lain.
Perpaduan suara keduanya menggambarkan dua sisi dari hubungan yang sama-sama bergelut dengan perasaan, namun tetap saling mencintai dan melengkapi.
Lagu yang sebenarnya ditulis oleh Randa dari 2018 ini diambil dari kisah nyata seorang teman yang pernah curhat dengannya dan belum sempat diproduksi sampai akhirnya Randa bertemu dengan CatNClaw dan bersama dengan CatNClaw akhirnya lagu ini mulai diproduksi yang langsung diproduseri oleh salah satu talent dari CatNClaw yaitu Rio Adiwardhana yang memang seorang penyanyi, produser, dan komposer yang sudah banyak menciptakan lagu untuk dirinya maupun penyanyi lain.
Melalui proses kurang lebih dua bulan, bersama CatNClaw dan Rio Adiwardhana, akhirnya lagu ini selesai diproduksi dan bisa kita dengarkan di semua layanan Digital Streaming Platform dan video liriknya bisa dilihat di channel Youtube CatNClaw. (Z-1)
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved