Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
DUO musisi pendatang baru asal Bandar Lampung, Benderang, resmi merilis single debut mereka yang berjudul Nang, Jumat (13/6).
Lagu ini hadir sebagai bentuk pengantar yang manis dari Benderang untuk para penikmat musik pop Indonesia—penuh dengan perasaan, kehangatan, dan nilai budaya lokal.
Nang adalah lagu cinta emosional yang mengisahkan tentang seorang pria yang begitu mencintai pasangannya dan tak pernah sanggup untuk meninggalkannya.
Kata Nang, yang diambil dari Bahasa Batak, merupakan panggilan sayang untuk seorang perempuan—bentuk pendek dari Nangku yang berarti sayangku atau cintaku.
Pilihan kata ini tidak hanya memberi warna unik pada lagu, tetapi juga menjadi wujud penghormatan terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
Dengan aransemen akustik yang hangat dan vokal emosional, Nang menyuguhkan nuansa mellow yang cocok untuk playlist lagu cinta penuh kerinduan.
Liriknya yang jujur dan menyentuh dipadukan dengan melodi sederhana namun kuat, menjadikan lagu ini mudah diterima dan relevan bagi banyak orang. (Z-1)
Pada dasarnya, album Duara, In The Moment, bicara tentang persepsi waktu — bagaimana ia bisa meregang, berulang, dan menggantung di luar kendali kita.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Ikang Fawzi menyoroti permasalahan pembagian royalti yang menurutnya belum bisa dikatakan adil karena terlalu banyak ke LMK.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
Mengusung sound dengan bass drop khas dubstep, Ciko mengaku banyak terinspirasi dari genre yang ia geluti dahulu yakni post-hardcore dan death metal.
Bernuansa dream-pop dan shoegaze, Shed dari Shye membahas tentang kesedihan masa lalu yang tidak bisa kita ubah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved