Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2024 menjadi tahun yang ‘tenang’ bagi Hursa, saat mereka tidak hadir dalam bentuk rilisan apapun dan begitu pula untuk aktivitas panggung. Dalam rentan waktu itu, Hursa menyiapkan karya-karya terbaru yang dibiarkan mengalir tanpa tenggat waktu.
Kini, setelah satu setengah tahun, sejak rilisan terakhir mereka, Hursa kembali dengan karya terbarunya, sebuah single berjudul Kau Hanya Belum Mengerti.
Gala Yudhatama, vokalis sekaligus pencipta lagu ini, ingin Hursa tetap hadir dengan DNA mereka, dengan lagu ini kembali mengemas nuansa rock yang dinamis namun tetap dibalut dengan vokal dan lirik manis ala Hursa.
“Tema-tema yang kami bawakan masih tetap sama seperti materi kami lainnya, kami selalu ingin lagu-lagu Hursa terus mengangkat sisi humanis, dimana hubungan antarsesama manusia menjadi cerita yang kami ingin bagi. Di lagu ini, yang kami mau sampaikan adalah bahwa setiap orang punya waktu atau momennya sendiri, untuk segala apapun yang belum tercapai, belum tersampaikan, atau belum terjawab, mungkin nanti suatu saat kita akan mengerti. Lagu ini berusaha jadi pengingat akan hal itu,” papar Gala.
Hal menarik dalam lagu ini, Hursa ingin Kau Hanya Belum Mengerti bisa disampaikan secara lugas secara musik. Untuk menuju hal tersebut, Hursa mempercayakan Iga Massardi dari Barasuara, sebagai co-producer, untuk memantapkan lagu ini.
Ini merupakan kali kedua, Hursa bekerja sama dengan produser untuk karya mereka Pengalaman Iga dalam bebunyian ‘rock’ tidak membuat Hursa perlu berpikir panjang untuk proyek ini.
Dalam lagu ini juga menjadi proyek perdana Hursa merekam suara bass yang dimainkan Bryan Alexander. Sejak 2024, Bryan memang turut beberapa kali menjadi bagian dari panggung Hursa.
"Lewat Kau Hanya Belum Mengerti, kami mau mengembalikan kerinduan pendengar sama musik-musik Hursa yang kata mereka agresif. Kalau secara isi lagu, kami ingin berbagi bahwa emosi itu luas. setelah tangisan ada teriakan, dibalik menyerah ada perlawanan. Semoga lagu ini bisa bawa Hursa ke panggung-panggung yang lebih luas juga," jelas Pandji, gitaris Hursa.
Lagu ini diharapkan menjadi pembuka yang ideal untuk mini album yang sedang direncanakan. Sekaligus, menjadi pengingat juga bagi para pendengar, bahwa api Hursa masih membara. (Z-1)
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved