Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIVA yang juga didaulat sebagai ‘Queen of Pop Indonesia’, Rossa, kini tengah memasuki tahun ke-30 berkarier di industri musik. Beberapa tembang yang dibawakannya, seperti tak lekang oleh waktu. Menemani kegalauan hati dari generasi ke generasi.
Merayakan 3 dekade berkarier, Rossa mempersembahkan konser spesial bertajuk Here I Am, yang akan berlangsung di tiga negara, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Konser Here I Am di Indonesia akan berlangsung pada 23 Mei di Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Konser Rossa itu selanjutnya berlangsung pada 14 Juni di Malaysia, dan 8 November di Singapura.
Here I Am dipilih Rossa sebagai tajuk konser ke-37nya karena ingin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada dirinya karena telah melangkah sejauh ini, baik dalam hidup maupun karier musik. Di konser ini, Rossa di antaranya akan mengajak para kolaborator seperti Bernadya, Yura Yunita, JKT48, dan disjoki Dipha Barus.
Melihat kembali perjalanannya, Rossa menyatakan banyak mengalami naik-turun, termasuk momen-momen dalam kehidupannya. Perempuan berusia 46 tahun itu mengakui jika pernah mengalami kesehatan mental yang kurang bagus.
“Sebagai manusia, tentunya pernah mengalami kesehatan mental yang bagus dan kurang bagus. Lebih baik kita bisa menyadari itu dan harus menerima kesehatan mental itu juga sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kalau menjaga kesehatan fisik itu bisa dengan berolahraga, kalau kesehatan mental di antaranya bisa dengan belajar mengapresiasi diri, berterima kasih untuk diri, dan beribadah. Menurutku itu juga bisa melatih mental agar tetap kuat,” cerita Rossa di konferensi pers konser Here I Am di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Rabu, (5/3).
Salah satu titik terendah Rossa ketika dirinya merasa mentalnya tengah jatuh adalah saat ia tidak merasa berguna lagi di industri musik. Ia juga sempat merasa minder karena melihat penyanyi yang lain lebih bagus. “Waktu itu caranya berdoa pastinya,” terang Rossa saat menghadapi kekalutan.
Meski sempat merasa mentok untuk berkreativitas, toh Rossa tetap melanjutkan jalannya. Ia terus mencoba hal baru. Di antaranya dengan remakan di Amerika Serikat. Ia juga berkolaborasi dengan beberapa musisi yang sebelumnya belum pernah ia ajak. “Jadi itu menumbuhkan semangat yang baru,” lanjut Rossa. (M-1)
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa menjadi pengisi suara pameran imersif Pipilaka Calling yang digelar di Gedung Sarinah, Jakarta, 15 Desember 2025 - 8 Maret 2026.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Rossa mengatakan ingin menghidupkan lagu-lagu klasik dengan warna musik yang segar, modern, dan berjiwa muda yang pernah dipopulerkan oleh Chrisye & Sheila Majid.
Rossa juga mengungkapkan bahwa lagu Tegar sebagai perjuangannya selama tiga tahun dan menyatakan rasa syukur lagu itu masih relevan sampai saat ini.
Queen of Pop Indonesia, Rossa, menorehkan prestasi di Malaysia dalam konser bertajuk Here I Am,
Di tengah gelombang protes atas keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor Pestapora 2025 yang memicu belasan musisi menarik diri, Raisa justru mengambil sikap berbeda
FESTIVAL musik Synchronize Fest bersiap hadir kembali pada 3-5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Terselenggara dalam 3 hari, deretan musisi terbaik tanah air
Bersama dengan Bernadya, PUBG Mobile bakal menghadirkan MV eksklusif untuk salah satu lagu terpopuler sang musisi yang berjudul Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan.
SYNCHRONIZE Fest 2025 akan berlangsung 3 - 5 Oktober di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Tudingan tersebut awalnya muncul dari akun @flickereid di platform X yang mengunggah perbandingan lirik salah satu lagu Bernadya dan Taylor Swift.
Bernadya mengaku merasa lelah dianggap hanya menerjemahkan lirik lagu musisi luar dan hanya tinggal membuat nadanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved