Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
FESTIVAL musik Synchronize Fest bersiap hadir kembali pada 3-5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Terselenggara dalam 3 hari, deretan musisi terbaik tanah air telah disiapkan untuk menghibur para penggemar.
Setidaknya ada lebih dari 140 musisi yang bakal hadir di Synchroniz Fest tahun ini, para musisi siap membawa penonton untuk menikmati keragaman musik Indonesia dari berbagai generasi dan genre. Melihat deretan musisi yang hadir di Synchronize Fest berikut rangkumannya :
Grup musik yang tengah naik daun yakni Barasuara bakal tampil di Synchronize Fest. Kesuksesan lagu "Terbuang Dalam Waktu" dari album Jalaran Sadrah (2024) yang menjadi soundtrack dari film Sore : Istri Dari Masa Depan (2025) membawa Barasuara ke level terbarunya, dan penonton bisa menyaksikan pertunjukan mereka di hari pertama Synchronize Fest.
Masih di hari pertama, Hindia pun siap mengguncang panggung Synchronize Fest, musisi dengan nama asli Baskara Putra itu telah membuka tahun 2025 dengan album berjudul 'Doves, '25 on Blank', tidak menutup kemungkinan beberapa lagu dari albumnya itu akan dibawakan Hindia di atas panggung Synchronize Fest.
Duet pedangdut ibu dan anak yakni Anisa Bahar dan Juwita Bahar juga siap mengajak pengunjung bergoyang bersama di hari pertama Synchronize Fest. Tak ketinggalan penampil D'Masiv, Hivi, Kunto Aji, Tip-X, the Lantis, Letto hingga NDX AKA pun bakal tampil secara bergantian di Synchronize Fest.
Tak kalah meriah, musisi Bilal Indrajaya yang tengah naik daun lewat tembang 'Niscaya' bersiap tampil di hari kedua. Diikuti sejumlah musisi lain seperti Arumtala, IDGITAF, Feel Koplo, Nasida Ria, hingga grup idol yang terkenal akan penggemarnya yang luar biasa yakni JKT48, siap tampil di Synchronize Fest.
Musisi yang juga anak bungsu dari proklamator Indonesia, Guruh Sukarno Putra, pun bakal tampil diatas panggung bersama sederet musisi ternama seperti Keenan Nasution, Abadi Soesman, Andi/Rif, hingga Bubu Sutomo. Selain itu ada juga penampilan dari Jamrud, .Feast, Sal Priadi, Andine, hingga Wali.
Menutup gelaran Synchronize Fest, musisi Bernadya bersiap membawa pengunjung bergalau bersama lewat lagu-lagu andalannya. Menambah keseruan, grup musik Maliq and D'essentials juga bakal tampil di hari yang sama.
Persembahan pertunjukan untuk almarhum Gusti Irawan Wibowo pun dipersiapkan di hari ketiga menghadirkan deretan musisi dalam satu panggung, mulai dari Adjis doa ibu, Ardhito Pramono, Baskara Putra, Bilal Indrajaya, Bunga Nafisa, Danilla Riyadi, GJLS Entertainment, Iga Massardi, Jebung, Morad, Nehru Rindra, Pamungkas, Sal Priadi, Kunto Aji, dan Konco Kongkow sebagai pengarah musik.
Legenda dangdut Elvie Sukaesih juga akan tampil di hari ketiga gelaran Synchronize Fest, dia akan berduet dengan Tokyo Ska Paradise Orchestra. Juga bakal tampil deretan musisi seperti Wijaya 80, Superman Is Dead, Kangen Band, Nidji hingga Lomba Sihir.
Dapatkan tiket Presale Synchronize Fest seharga Rp. 550.000 yang dapat dibeli sampai dengan 31 Agustus 2025. Sedangkan Tiket Regular akan dijual mulai tanggal 1 September - 2 Oktober 2025 seharga Rp. 700.000 melalui wwww.synchronizefestival.com. (rif/M-3)
Dok. Synchronize Fest
Pada Desember 1996, Elvy Sukaesih tampil bersama Tokyo Ska Paradise Orchestra dalam acara Asia Live Dream: Asia Music Festival di Tokyo.
VOKALIS The Changcuters, Tria, secara mengejutkan tampil di panggung Synchronize Fest 2024. Tria muncul saat The Changcuters membawakan lagu terakhir, I Love U, Bibeh.
RATU dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih merayakan perjalanan 60 tahun bermusiknya di panggung Synchronize Fest 2024. Di panggung tersebut, menjadi repertoar perjalanan hit-hit dangdutnya
Guyonwaton tampil di panggung District pada hari pertama Synchronize 2024 pada Jumat, (4/10), di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Nike hadir dalam wujud meta-human
MUSISI asal Semarang, Reza Ghozali, merilis album debut bertajuk If Only You Knew. Sebuah kisah yang merangkum tentang perasaan yang tak pernah terungkap dan tersimpan selama bertahun-tahun.
Ikang Fawzi menyoroti permasalahan pembagian royalti yang menurutnya belum bisa dikatakan adil karena terlalu banyak ke LMK.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan tim perumus revisi Undang-Undang Hak Cipta akan menggelar rapat hari ini, Rabu (27/8).
Musisi Adjie Soetama meninggal dunia pada Kamis (21/8), pukul 19.40 WIB, di RSCM Jakarta akibat komplikasi kesehatan. Ia meninggal di usia 67 tahun.
“Semua pihak sepakat dalam dua bulan ini konsentrasi untuk selesaikan Undang-Undang Hak Cipta. Telah disepakati, delegasi penarikan royalti akan dipusatkan di LMKN,"
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved