Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI XIII DPR RI mengundang Kementerian Hukum, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), perwakilan berbagai Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), hingga para musisi untuk membahas manajemen royalti dalam perlindungan hak cipta dan karya cipta. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco yang juga hadir dalam pembahasan tersebut, menekankan perumusan revisi Undang-Undang Hak Cipta akan rampung dalam dua bulan.
“Semua pihak sepakat dalam dua bulan ini konsentrasi untuk selesaikan Undang-Undang Hak Cipta. Telah disepakati, delegasi penarikan royalti akan dipusatkan di LMKN, sambil menyelesaikan Undang Undang Hak Cipta, dan dilakukan audit untuk transparansi kegiatan-kegiatan penarikan royalti yang ada selama ini,” ucap Dasco usai selesai pembahasan di ruang Komisi XIII DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8).
Revisi Undang-Undang Hak Cipta, disebut Dasco, telah berjalan sejak tahun lalu, namun pembahasan di Baleg tidak kunjung selesai akibat adanya tarik-menarik dari berbagai kepentingan, sehingga RUU Hak Cipta belum kunjung ketok palu. “Dengan pertemuan hari ini dan niat baik semua, akan masuk dalam tim perumus, dalam waktu dua bulan bisa selesai dengan baik,” lanjut Dasco.
Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menambahkan, pertemuan hari ini menjadi bentuk respons cepat dari pemerintah dan DPR. “Ini bukan barang baru, ini sudah lama masuk prolegnas, tapi mencuat hari ini,” tutur Willy.(M-2)
Willy Aditya mengatakan langkah Fraksi NasDem menggelar FGD tersebut untuk mendengar aspirasi publik mengenai revisi UU Hak Cipta.
Menurut Dhani, komposer kerap tak mendapatkan haknya.
Komisi XIII DPR menggelar rapat koordinasi terkait pembahasan pembayaran royalti lagu. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan tim perumus revisi Undang-Undang Hak Cipta akan menggelar rapat hari ini, Rabu (27/8).
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved