Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah gelombang protes atas keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor Pestapora 2025 yang memicu belasan musisi menarik diri, Raisa justru mengambil sikap berbeda: tetap tampil di atas panggung.
Penyanyi pop papan atas itu menegaskan keputusannya bukan tanpa alasan. Ia menyebut komitmen terhadap penggemar dan persiapan panjang bersama tim menjadi dasar utama untuk tetap hadir.
“Sudah banyak persiapan dilakukan, dan banyak juga yang menunggu. Jadi hari ini aku tetap manggung di sini,” kata Raisa usai tampil di Pestapora 2025, Gambir Expo, Jakarta, Sabtu malam.
Meski berbeda sikap, Raisa tidak menutup mata terhadap keputusan para musisi lain. Ia menyebut setiap artis punya pertimbangan dan prinsip masing-masing, dan itu layak dihargai.
Baginya, yang terpenting adalah menepati janji kepada penonton yang telah datang. Sikap itu menjadikan penampilannya salah satu sorotan utama di tengah dinamika festival.
“Kalau aku, balik lagi ke pilihan masing-masing. Aku hanya menjalankan kewajiban,” ujarnya.
Tak hanya sikapnya yang mencuri perhatian, Raisa juga menghadirkan kejutan lewat kolaborasi dengan Bernadya. Keduanya tampil serasi dalam balutan gaun merah, bertukar lagu, dan menghadirkan nuansa baru yang segar bagi penonton.
“Konsep ini bikin ciri khas tiap artis tetap menonjol meski membawakan lagu orang lain. Jadi lebih seru,” kata Raisa.
Kolaborasi semacam ini pernah mereka coba sebelumnya, namun Raisa menilai kali ini jauh lebih besar dan spesial. Ia bahkan berharap bisa kembali berbagi panggung dengan Bernadya di masa depan.
Pestapora 2025, yang berlangsung 5-7 September, diwarnai polemik setelah sejumlah musisi memilih mundur. Nama-nama seperti Banda Neira, Hindia, Leipzig, .feast, Rebellion Rose, hingga Sukatani batal tampil karena keberatan dengan kehadiran Freeport.
Sebagian musisi lain, termasuk Yacko dan Sal Priadi, tetap tampil namun menyumbangkan honor mereka untuk organisasi lingkungan hidup.
Merespons kritik tersebut, pihak penyelenggara Pestapora akhirnya mengumumkan pembatalan kerja sama dengan Freeport dan menyampaikan permintaan maaf secara resmi.
Partisipasi ini bagian dari upaya perusahaan untuk terlibat lebih jauh dalam mendukung industri kreatif di Indonesia.
Puluhan musisi, termasuk Hindia, Silampukau, dan Sukatani, mundur dari Pestapora 2025 buntut polemik sponsor Freeport.
Setelah mendapat kecaman dari warganet dan terkena imbas mundurnya para musisi dan band yang tampil, direktur festival Pestapora Kiki Aulia Ucup merilis sebuah video permintaan maaf.
Setelah mendapat kecaman karena membawa Freeport Indonesia sebagai sponsor, Pestapora pun terkena dampak dengan mundurnya para penampil mereka.
Hindia atau Baskara Putra menyatakan mundur dari keikutsertaan di Pestapora 2025. Mundurnya Hindia lantaran adanya Freeport sebagai salah satu sponsor Pestapora tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved