Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP Band Lomba Sihir merilis single pertama mereka di 2025. band alternative-pop yang digawangi Baskara Putra (Vokal) , Enrico Octaviano (drum), Natasha Udu (Vocal), Rayhan Noor (Gitar, Vokal) dan Tristan Juliano (Kibor, Vokal) itu, merilis lagu berjudul Sofa, Rabu (19/2).
Ditulis oleh semua personEe Lomba Sihir secara bersama-sama dan diproduseri oleh Rayhan Noor dan Enrico Octaviano, mereka mengungkapkan bahwa lagu Sofa bukanlah sebuah metafora, melainkan sebuah surat cinta sekaligus bentuk rasa syukur mereka kepada sebuah sofa (perabotan milik mereka) yang kerap kali menjadi tempat Lomba Sihir bertengger dan saling bercengkerama.
"Kami menyadari bahwa dari semua entitas yang ada, justru sebuah sofa yang menjadi 'tulang belakang' kehidupan kita para manusia. Sofa adalah tempat di mana kita membahas ide, menelepon orangtua, bertengkar dengan kekasih, dan memecahkan masalah kehidupan. Bila benda mati seperti sofa ini bisa bicara, pasti kesaksiannya sangat melimpah. Meskipun mungkin terkesan kocak, tapi sofa kita adalah saksi hidup kita pula," ungkap Lomba Sihir dalam keterangan pers, Rabu (19/2).
Kesederhanaan pun kembali menjadi semangat Lomba Sihir di era bermusik mereka saat ini. Sama halnya dengan single-single mereka sebelumnya yakni Menit Tambahan dan Tak Ada Waktu Tepat Untuk Berita Buruk, band yang satu ini hendak mengalihwahanakan obrolan santai mereka menjadi sebuah karya. Ditambah lagi, mungkin Peserta Lomba Sihir (julukan penggemar Lomba Sihir) akan terkejut dengan nuansa musik Sofa, yang cenderung lebih nge-pop.
"Terkait sonic direction untuk laguSsofa, fokus kami adalah meracik nuansa musik yang sepenuhnya mengalir. Kami tidak memaksakan lagu ini untuk terdengar layaknya tipikal musik alternatif, dan kami juga tidak memaksakan lagu ini untuk sengaja menerobos garis pure pop. Kami cuma ingin memastikan bahwa atmosfer yang kami rasakan ketika menggarap lagu 'Sofa' ini juga bisa dirasakan oleh pendengar nanti," jelas Lomba Sihir.
Grup band asal Jakarta itu pun mengungkap kalau Sofa merupakan salah satu karya yang nantinya bakal hadir di album terbaru mereka. Namun belum diketahui pasti kapan album baru tersebut dijadwalkan rilis.
"Sesungguhnya, dari semua lagu yang akan menyusun album kedua kami nanti, lagu sofa inilah yang, ibaratnya, menjadi tulang belakang album. Bahkan salah satu penggalan lirik di lagu ini sempat menjadi judul tentatif album," ungkap Lomba Sihir.
Adapun Sofa oleh Lomba Sihir dirilis di bawah naungan label musik Sun Eater dan bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) per 19 Februari 2025.
Video klip resmi untuk sofa akan tayang di kanal YouTube milik Lomba Sihir pada hari yang sama pukul 19.00 WIB. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved