Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP band indie, THBND, resmi merilis single terbaru yang diberi judul Tiada Lagi dalam format digital. Karya ini, menjanjikan perpaduan unik antara antara lirik puitis, permainan gitar dinamis, dan vokal yang penuh kekuatan.
Lewat keterangan tertulis, unit yang kini digawangi Budi (vokal/gitar), Sonny (gitar), Duff (gitar), dan Alif (drum) ini mengatakan, sejak dibentuk pada 2011 silam, THBND telah teguh dalam pencariannya untuk menciptakan musik yang mengena secara emosional sambil mendorong batas-batas pop dan rock melodramatik.
Kehadiran single Tiada Lagi, kata mereka, menandai babak baru bagi THBND sekaligus melanjutkan komitmen mereka untuk menghasilkan musik dengan kedalaman emosional dan karakter suara yang khas.
Grup band ini dikenal dengan karya yang memadukan melodi kaya nan dramatis dengan energi mentah. Hasilnya, menciptakan suara yang introspektif dan memikat.
Dalam liriknya, lagu ini mengeksplorasi tema-tema cinta, kehilangan, dan penemuan diri, yang dirangkai dengan diksi dan kata yang kaya dan penuh makna, ditulis oleh penulis lagu utama yang visioner dari band ini.
"Dengan lagu Tiada Lagi, kami menciptakan sesuatu yang sangat pribadi," kata Budi, vokalis sekaligus penulis lirik single ini.
"Lagu ini adalah refleksi dari perjalanan kami sendiri, kontradiksi emosi, dan momen-momen tenang dari introspeksi yang sering kali terabaikan. Kami ingin para pendengar merasakan intensitas musik ini dan menemukan makna mereka sendiri dalam liriknya," tuturnya.
Gaya musik THBND, kata Budi, menonjol dengan keseimbangan yang memikat antara sensasi melodik pop yang kaya dan energi mentah rock yang tak kenal ampun. Suara khas band ini dibangun dengan kekuatan vokal dinamis, alunan gitar yang menghantui, dan cerita puitis.
Sebagai pencipta independen, THBND bangga akan keaslian mereka dan keyakinan idealis bahwa musik mereka dapat menemukan tempat di kancah musik modern, meskipun memiliki kompleksitas.
Single Tiada Lagi milik THBND akan bisa didengarkan di seluruh platform pemutar musik digital mulai hari ini, Jumat (13/12).
Tidak hanya dirilis dalam format audio, lagu ini rencananya juga akan hadir dalam bentuk video musik yang akan melengkapi tema-tema emosional dari lagu dengan visual yang memukau. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved