Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM horor bertema pesugihan, Danyang: Mahar Tukar Nyawa, akan segera ditayangkan di 11 negara. Selain sejumlah negara Asia, film yang dibintangi Sahila Hisyam, Bhisma Mulia, Wulan Guritno, dan Eduwart Manalu itu akan tayang di Amerika Serikat (AS).
"Film ini akan tayang di 11 negara. Selain di Indonesia, itu di Malaysia, Brunei, Singapura, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Taiwan, Pakistan, Russia, dan Amerika Serikat," ungkap Wathin Ciptawan, selaku Produser Eksekutif, di Jakarta, Selasa (29/10).
Wathin juga mengungkapkan bahwa proses pendistribusian film ini di 10 negara lain berjalan dengan lancar. Selain itu, film Danyang akan segera tayang tahun depan di AS dan negara lainnya.
"Kami juga bekerja sama dengan Athena Entertainment. Pendistribusian selama ini berjalan secara lancar. Di tahun depan sudah tayang di Amerika dan negara lainnya. Alhamdulillah semuanya lancar," kata Wathin Ciptawan.
Film Danyang: Mahar Tukar Nyawa akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 7 November 2024. Sedangkan di Malaysia, film ini akan tayang di bulan depan.
Film ini mengisahkan karakter Galang (Bhisma Mulia), sosok pemuda miskin yang sangat mendambakan cinta Resti (Sahila Hisyam). Namun, Galang mendapatkan penolakan keras dari Ridwan (Eduwart Manalu), ayah Resti.
Akibat penolakan tersebut, Galang gelap mata dan memutuskan untuk melalukan ritual pesugihan dengan mendatangi Ki Randu (Egi Fedly), yang membawanya ke patilasan untuk bertemu Eyang Danyang, makhluk halus yang dapat mengabulkan keinginan melalui ritual pesugihan.
Perjanjian terlarang dengan Eyang Danyang itu pun membuat orang terdekat Galang dan nyawa Resti terancam. Mengetahui hal tersebut, Dasmi (Wulan Guritno) berusaha menyelamatkan anaknya (Resti) dari malapetaka pesugihan. Bisakah Galang dan Dasmi menukar tumbal demi melindungi Resti dari cengkeraman Danyang? (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved