Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Luna Maya mengaku gugup menjelang pertandingan ekshibisi melawan bintang tenis asal Kanada Eugenie Bouchard.
Pesohor tanah air itu dijadwalkan bertemu dengan mantan petenis nomor lima dunia tersebut di Stadion Tenis outdoor Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (8/9).
"Jujur, saya sedikir gugup, tapi kami akan bermain tenis dan menikmati permainan. Jadi jangan ekspektasi saya akan kayak gimana, ini jauh banget skill-nya, saya seorang newbie," kata Luna, Sabtu (7/9).
Baca juga : Datang ke Indonesia, Eugenie Bouchard akan Hadapi Luna Maya di Laga Eksebisi
"Saya bermain tenis baru dua tahun kurang, belum genap dua tahun bahkan... dia (Genie) bermain sejak usia lima tahun, jadi tidak bisa
dibandingkan mana yang lebih jago, sudah pasti Genie lebih jago dan lebih profesional, karena memang di adalah petenis profesional," lanjutnya.
Pemrakarsa kegiatan tersebut, Emil Malik Ibrahim, mengatakan telah menjalin kerja sama dengan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) untuk menyukseskan acara tersebut.
Ketua Bidang Perwasitan dan Kepelatihan PP Pelti Susan Soebakti mengatakan pertandingan ekshibisi tersebut memang sengaja dilakukan dengan menggandeng selebritas. Sebab, sebagian petenis nasional sedang tur di luar negeri dan banyak lainnya telah berada di Aceh untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara.
Baca juga : Luna Maya Ultah ke- 41. Maxime Bouttier Sampaikan Harapannya.
Tidak hanya itu, dengan menggandeng para selebritas, Susan juga berharap tenis dapat lebih banyak dimainkan oleh masyarakat. Hal tersebut diamini oleh Luna Maya.
"Mudah-mudahan pertandingan besok menjadi sesuatu yang bisa membuat pencinta tenis Indonesia lebih bergairah lagi ke depannya, dan juga bisa memberikan angin segar pada dunia tenis yang beberapa tahun terakhir ini lagi seru-serunya," ujar Luna Maya.
"Dan, mudah-mudahan olahraga ini juga bisa menjadi olahraga yang semakin banyak digemari masyarakat, dan bisa melahirkan petenis-petenis kita yang bisa mendunia di kemudian harinya," imbuhnya
Baca juga : Tenis Bareng Luna, Turnamen Sekaligus Donasi Pendidikan
Pertandingan ekshibisi akan meliputi partai ganda antara Genie Bouchard/Emil Malik Ibrahim menghadapi Ketua Umum PP Pelti Nurdin Halid dan petenis junior Indonesia Nauvaldo Jati Agatra.
Berikutnya, Genie akan berduet dengan Sekjen Kementerian Pertahanan, Donny Ermawan melawan pasangan muda Nauvaldo/Alditho Ramadhan Dwi Kurniawan.
Terakhir, partai selebritas, Genie dan Maria Selena vs Luna Maya/Aldhito.
"Saya tidak pernah bermain turnamen di sini, saya berharap ada turnamen beneran jadi para petenis bisa datang bergabung. Saya ingat tumbuh bermain tenis saat masih junior bersama beberapa orang dari Indonesia," kata Bocuhard, yang belum pernah mengunjungi Indonesia.
"Saya akan menikmati pertandingan ekshibisi besok, dan kita lihat bagaimana selebritas kita beraksi (Luna Maya). Saya sangat bersemangat
bermain tenis di tempat yang baru," tambah finalis tunggal Wimbledon 2014, setelah finis di babak semifinal dua Grand Slam sebelumnya, Australian Terbuka dan Prancis Terbuka. (Ant/Z-1)
TURNAMEN WTA di Montreal pada Rabu (30/7) waktu setempat menyuguhkan beragam cerita, dominasi Iga Swiatek, perjuangan keras Naomi Osaka, dan perpisahan emosional Eugenie Bouchard.
Ribuan orang hadir untuk menyaksikan laga tenis eksebisi antara aktris Indonesia Luna Maya dan petenis Kanada Eugenie Bouchard.
Eugenie Bouchard, yang hingga saat ini masih aktif melakoni karier tenis profesional, juga pernah menyabet penghargaan WTA Newcomer of the Year 2013 dan Most Improved Player 2014.
Bouchard, yang pernah menduduki peringkat lima dunia namun peringkat melorot hingga 285, bangkit untuk meraih kemenangan 6-7 (6/8), 6-2, dan 6-2 atas Yastemska.
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved