Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melepas single Heartless Man, Februari lalu, Morad, Jumat (26/7), resmi memperkenalkan lagu terbarunya yang berjudul I Lost My Smile Somewhere. Dalam single terbarunya ini, Morad mencoba memasukkan unsur folk dan country ke dalam musiknya.
Morad menjelaskan salah satu alasan meleburkan unsur folk dan country ke dalam single terbarunya adalah belakangan ia terpapar musik-musik dari Nick Drake, Leonard Cohen, Neil Young, hingga Paolo Nutini.
"Dan mungkin tidak ada alasan yang berat mengapa saya memilih membuat musik seperti ini, hanya karena suka, mau mencoba sesuatu yang baru, dan merasa nyaman saja untuk saat ini. Paling penting diri sendiri happy dan puas dengan karyanya, sisanya dipikirkan kalau sudah mendapat dua hal tersebut," ujarnya.
Baca juga : Pamungkas Rilis Single Putus
I Lost My Smile Somewhere bercerita tentang perjalanan seseorang yang merasa kehilangan sesuatu dalam dirinya yang disimbolkan dengan kata smile.
Secara keseluruhan, lagu ini menangkap frustrasi dan pencarian untuk menemukan makna, identitas, dan sesuatu entah apapun itu.
"Yang hilang dalam kehidupan seseorang yang merasa terjebak dalam rutinitas, masa lalu, dan mimpi yang tidak terpenuhi," cerita Morad.
Baca juga : Andrea Tanzil Rilis Single Ketiga, Like That
Dalam penggarapan musiknya, Morad hanya melibatkan musisi Restha Wirananda—sosok yang juga bertindak sebagai keyboardist dan music director Morad ketika tampil di atas panggung—untuk mengisi bagian piano dan memoles aransemen pada strings section.
"Kalau bicara proses penggarapan single I Lost My Smile Somewhere, mungkin yang spesial adalah ini hasil pertama saya sebagai produser untuk karya sendiri dalam format full band, karena di track sebelumnya (Heartless Man) cukup minimalis hanya gitar dan vokal," ungkap Morad
Lagu I Lost My Smile Somewhere milik Morad sudah bisa didengarkan di berbagai layanan musik streaming seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved