Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MELANIE Subono hadir dengan format baru. Kali ini, ia menggandeng musisi-musisi yang sudah cukup kawakan sebagai additional musisi dan membentuk band, Melanie and PPK, yang ikut meramaikan musik indonesia dengan format yang cukup unik.
Jangan ditanya apa arti dari PPK karena mereka yang menggawanginya pun tidak tahu. Band ini dilengkapi formasi Melanie (vocal), Hamid Alatas (keyboard), Andreas Ponda (saxophone), Javier Aswebert (gitar), Freed Gasa (bass), dan Yudha Pratama (drum).
Mereka semua biasa memperkuat posisi musisi tambahan di band-band lain. Tapi kini mereka semua memiliki peran penting dalam Melanie and PPK.
Baca juga : Hamid Alatas Gandeng Melanie Subono, Gugun Blues Shelter, Angga, dan Refki Rilis Single Standing Still
Ini adalah band pertama yang diambil rumah produksi studio SiMima yang juga ditenggarai Melanie dan Hamid.
"PPK ini dibentuk dari iseng. Di band lain mereka cuma additional, tapi di sini kita semua player tetap. Tadinya kita cuma bikin-bikin konten doang buat YouTube tapi lalu berlanjut serius," cerita Melanie.
Single perdana yang mereka rilis adalah lagu recycle Sedap Betul, yang merupakan lagu ciptaan Timur Priyono dan dipopulerkan Dapur 61 pada 1984 silam.
Baca juga : Sabrina Eben Rilis Single Ayah
Meski boleh dibilang lagu lawas, lirik dari lagu ini masih sangat berhubungan dengan kehidupan masa kini. Aransemen baru dan sentuhan Melanie and PPK membuat lagu ini terasa lebih berbeda.
"Karakteristik kita yang berbeda adalah membuat sesuatu dengan kemasan baru. Budaya menjadi salah satu titik penting dalam karya kami. Kami membawakan lagu-lagu daerah dengan komposisi musik baru misalkan rock atau reggae, biar bisa memeluk masyarakat sekitar," jelas Melanie.
Setelah Sedap Betul, Melanie and PPK sudah menyiapkan satu lagu lain ciptaan sendiri sebagai single selanjutnya. Harapannya single ini bisa menjadi perkenalan yang manis bersama Melanie and PPK.
Sedap Betul versi Melanie and PPK sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved