Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LUNA Maya dan Maxime Bouttier bakal beradu akting di film Gundik. Bisa bermain film dengan kekasih sendiri tentu membuat Luna dan Maxime sama-sama antusias.
"Sebelum bersama kami adalah film maker. Jadi ketika mendapat kesempatan dalam produksi satu judul tentu kami antusias," kata Luna Maya di Jakarta.
Bagi Maxime, selain bisa bermain dengan sang kekasih, dia juga antusias karena bekerja sama dengan Anggy Umbara, yang duduk di kursi sutradara.
Baca juga : Ini 2 Film yang Dibintangi Kimberly Ryder dan Edward Akbar
Ini juga menjadi film Indonesia terbaru bagi Maxime setelah sempat terlibat film Hollywood, Ticket to Paradise.
"Ini feature film pertama yang akan tayang di layar lebar setelah Ticket to Paradise. Makin antusias untuk balik ke layar lebar Indonesia karena bekerja sama dengan Sutradara Anggy Umbara adalah sesuatu yang saya ingin lakukan dari lama," kata Maxime.
"Apalagi ceritanya sangat menarik, bukan cuma horor belaka. Tapi film ini komplit ada cinta, drama keluarga, komedi, hingga gore dan teror, yang tidak ada habisnya" lanjutnya.
Baca juga : Reza Rahadian Ubah Penampilan Demi Film Gowok Kamasutra Jawa
Selain Luna Maya dan Maxime Bouttier, film Gundik dibintangi Agus Kuncoro, Ratu Sofya, Rukman Rosadi, Dian Sidik, Arif Didu, Tyo Pakusadewo, Ence Bagus, Yati Surachman, dan Cornelio Sunny.
Penulis dan Sutradara Anggy Umbara juga menduduki kursi produser bersama Indah Destriana. Ide dasar film berasal dari cerita urban legend yang masih sangat relevan pada keadaan zaman Sekarang.
"Manusia kadang bersedia melakukan apa saja, bahkan menghilangkan sisi kemanusiaan di dalam dirinya, demi bisa mendapatkan jabatan, kekuasaan, dan kekayaan. Lalu saya satukan dengan kisah Gundik yang menjadi simbol kesuksesan masa lampau, karena hanya yang punya banyak harta dan kuasa bisa memiliki gundik," jelas Anggy.
Proses syuting film Gundik akan dilaksanakan pada Juli hingga Agustus dengan mengambil lokasi di Jabodetabek seperti kawasan pantai sekitar Jawa Barat. Gundik bukan cuma simbol kecantikan wanita saja, tapi juga simbol dari kekuatan dan perlawanan terhadap penjajahan.
"Setiap karakter memiliki keserakahannya masing-masing. Kadarnya berbeda, dampak keserakahan pun berbeda. Ini yang membuat kami tertarik untuk mendukung Anggy membuat film Gundik," kata Associate Producer, Shankar R. (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved