Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI Sangrila, band yang terbentuk sejak 2017 dengan genre dreamy rock alternative, telah merilis single perdana mereka, yang berjudul Ampunilah Kami pada Kamis (11/7).
Dari Sangrila terdiri dari Dari Febrin sebagai vokalis, Sariana dan Yogix sebagai gitaris, Bayu sebagai bassis, dan Satya sebagai drummer. Kehadiran mereka di industri musik tidak hanya sekadar menciptakan lagu, namun juga menyampaikan pesan yang mendalam kepada pendengar mereka.
Ampunilah Kami bukan sekadar sebuah lagu melainkan narasi tentang keprihatinan mendalam terhadap kehilangan dan ketidakpedulian terhadap lingkungan sosial dan alam.
Baca juga : Felika Stephani Rilis Single Diary Anak Tunggal
Dalam liriknya, Dari Sangrila menggambarkan bagaimana sikap manusia yang tidak mempedulikan adab sosial dan lingkungan yang dapat memicu krisis kemanusiaan, konflik perang, chaos, penindasan, dan bencana alam yang terjadi dimana-mana. Hingga semua terjadi Ini merupakan refleksi dari realitas yang ada di sekitar kita, sebuah panggilan untuk mempertimbangkan ulang sikap kita terhadap bumi yang kita tempati, dan menyayangi segala ciptaan nya.
Baca juga : Gandeng Anggi Marito, Andi Rianto Rilis Ulang Selama Ku Bernafas
Melalui lagu ini, Dari Sangrila mengajak pendengar untuk merenungkan hubungan manusia dengan alam semesta. Mereka menyerukan perlunya menjaga dan melindungi bumi (ibu pertiwi) serta menyayangi segala ciptaannya. Pesan ini tidak hanya relevan, tetapi juga mendalam dalam konteksnya, menawarkan sudut pandang yang dapat memperkaya pengalaman mendengarkan bagi setiap individu.
Single perdana Ampunilah Kami tidak hanya sebuah karya musik, tetapi juga sebuah karya seni yang mengajak kita untuk melihat lebih dalam tentang bagaimana tindakan kita berdampak pada lingkungan dan masyarakat di sekitar kita.
Dari Sangrila dengan apik menggabungkan elemen-elemen dreamy rock alternative untuk mengantar pesan moral yang kuat. (Z-1)
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved