Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA cek khodam secara daring (online) di media sosial menjadi viral. Banyak masyarakat berebut menuliskan nama di kolom komentar ketika sang pembaca sedang live, kemudian akan 'ditebak' khodam apa yang bersemayam di tubuh pemilik nama tersebut.
Dosen Antropologi Unair Biandro Wisnuyana, S.Ant., M.A., mengatakan kemunculan fenomena itu hanya ekspresi media hiburan masyarakat. “Ini cuma have fun saja,” ucap Biandro seperti dilansir dari situs resmi Unair, Senin (1/7).
Cek khodam online juga menjadi viral karena masyarakat Indonesia sangat suka dengan hal mistis dan cocoklogi (percocokan logika). Cocoklogi dianggap menarik karena secara logika masuk, namun tidak memiliki bukti kuat dari data empiris maupun historis.
Baca juga : Semakin Banyak Anak Muda yang Healing di Kawasan Dukuh Atas
Makna
Biandro menambahkan, sejak zaman klasik, masyarakat Indonesia atau Nusantara telah memercayai hal-hal gaib, seperti khodam. Dulunya, masyarakat percaya bahwa khodam adalah entitas tidak terlihat yang memiliki hubungan timbal balik melalui perjanjian dengan manusia. Mereka juga percaya ada dua cara untuk mendapatkan khodam, yakni melalui ‘ilmu’ magis dan keturunan.
Seni pewayangan Gatotkaca juga menjadi bukti adanya kepercayaan terhadap khodam di masyarakat lampau. Cerita peperangan antara Gatotkaca dengan Brajadenta dan Brajamusti dalam penggulingan takhta Kerajaan Pringgadani. Jiwa keduanya kemudian ‘masuk’ ke tangan kanan dan kiri Gatotkaca.
Baca juga : Sempat Viral di Medsos, 2 Jambret yang Beraksi di CFD Jakarta Ditangkap Polisi
Biandro pun mengungkap jika khodam dapat berupa manusia maupun hewan. Misalnya, cerita klasik Prabu Siliwangi yang masyarakat percaya memiliki khodam berupa harimau putih. Masyarakat percaya jika khodam yang bersemayam memiliki karakteristik tertentu yang tercermin ke manusia itu.
“Ketika seseorang berhadapan atau berkomunikasi dengan orang si pemilik khodam itu mereka akan segan kemudian mereka akan tunduk,” ujarnya.
Namun, saat ini khodam mengalami perubahan makna. Dulu Khodam masyarakat anggap sebagai magis, kini hanya sebagai media hiburan melalui cek khodam online.
Baca juga : Disdik DKI: Siswi SMPN 216 Jakarta yang Bercanda soal Palestina Meminta Maaf
Dampak positif dan negatif
Perubahan makna khodam di masyarakat saat ini membuat rasa takut atau kekhawatiran terhadap hal gaib hilang dan malah menjadi media hiburan. Adapun dampak negatif yang dapat muncul bagi anak-anak hingga remaja adalah over self confidence atau terlalu percaya diri dengan khodam yang mereka miliki.
Ketika khodam mereka ‘bagus’ atau ‘keren’, orang malah merasa bisa melakukan segala hal semaunya. Hal itu juga dapat memunculkan perspektif mengganggu bagi masyarakat yang benar-benar percaya terkait khodam.
“Silakan untuk ber-euforia dengan fenomena ini, namun jangan sampai menjadikan ini sebagai satu acuan untuk percaya dalam melakukan sesuatu hal. Karena sekali lagi ini sifatnya hiburan dan keabsahan terkait dengan data empirik maupun historis itu masih perlu dipertanyakan,” pungkas Biandro.(M-3)
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Jejak serupa juga terdapat di Indonesia. Berdasarkan hasil penelusurannya, Irma menemukan bahwa sejak ribuan tahun sebelum masehi, masyarakat nusantara telah menggunakan langit
Studi terbaru mengungkap dua langkah evolusi panggul manusia yang memungkinkan berjalan tegak, membuka wawasan baru tentang genetika dan evolusi manusia.
Primata, khususnya kera besar Afrika, merupakan kelompok hewan yang memiliki hubungan evolusi yang sangat dekat dengan manusia.
KETUA Umum Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Suraya Afiff mengatakan seruan keprihatinan dan kegusaran yang dituangkan dalam sepuluh poin Masyarakat Antropologi Indonesia (MAI)
MASYARAKAT Antropologi Indonesia menyatakan sepuluh poin kegusaran dengan situasi bangsa saat ini. Dalam seruannya di Jakarta, Sabtu (10/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved