Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP band Kotak kembali menghadirkan proyek baru bertajuk #Kotakustik, yang menghadirkan rilisan lagu-lagu lama mereka menjadi lagu yang terkesan lebih lembut dengan sentuhan akustik.
Terbaru, lagu Kamu Saja versi akustik menjadi lagu yang dibuat ulang di proyek #Kotakustik dan telah dirilis pada 28 Juni 2024.
Versi originalnya sendiri dirilis di 2014, tepat sepuluh tahun yang lalu, dan masuk dalam album Never Dies.
Baca juga : Gunakan Alterego Mamang Rapael, Rafael Tan Rilis Single Seblak Rapael
Lagu ini diciptakan oleh Mario Marcella Handika Putra, gitaris Kotak.
Baca juga : Nuranica Rilis Single Debut Salahku
"Kami ingin mengenalkan kembali lagu-lagu lama kami ke pendengar di Indonesia dengan mengemasnya sedikit berbeda. Semoga lagu ini diterima oleh Kerabat Kotak dan juga bisa sampai ke pendengar baru," ungkap Kotak dalam pernyataan resmi, Rabu (3/7).
Sebelumnya, Kotak telah mengemas ulang beberapa lagu terdahulu sebelum Kamu Saja. Tiga lagu pertama yang dipilih untuk memulai proyek #Kotakustik ialah Bayang Abadi (2008), Kembali Untukmu (2008), dan Kekasih Seseorang (2016).
Tiga lagu yang mendapatkan sentuhan akustik tersebut mendapatkan sambutan hangat di Tiktok dan juga Youtube dengan lebih dari ratusan ribu viewers per hari ini untuk ketiga video tersebut.
Baca juga : Alex Siegel Rilis Album Walk You Home
Setelah eksis lebih dari dua dekade, Kotak masih tetap berkarya lewat beragam proyek menarik. Tidak hanya #Kotakustik, sebelumnya, Kotak juga telah merampungkan proyek #Kolaberaksi.
Proyek ini menyulap lagu hit Kotak, yaitu Beraksi dikemas ulang oleh musisi-musisi lainnya dengan nuansa baru. Beberapa musisi yang terlibat dalam proyek ini seperti Winky Wiryawan x Mahesa utara, Feel Koplo, Lomba Sihir, dan juga Willy Winarko.
Semua lagu-lagu ini sudah bisa didengar di seluruh digital streaming platforms di Indonesia. Official visualizer juga bisa ditonton di kanal official YouTube Kotak. (Ant/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved