Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM horor Para Betina Pengikut Iblis Part 2, garapan sutradara Rako Prijanto, akan tayang di bioskop tanah air mulai 28 Maret 2024.
"Di film Para Betina Pengikut Iblis 2 ini, saya ingin menjelajahi lebih dalam sisi kelam manusia. Bagaimana keinginan membalaskan dendam dapat mengubah seseorang menjadi monster," kata Rako, dikutip dari siaran pers, Rabu (27/3).
Film produksi Max Pictures tersebut merupakan sekuel dari film Para Betina Pengikut Iblis yang dirilis pada 2023. Film kali ini melanjutkan cerita tentang Sumi (Mawar de Jongh), yang dihantui trauma setelah mengalami peristiwa mengerikan dan berusaha hidup normal.
Baca juga : Film Agak Laen Tayang di Bioskop Amerika Serikat Mulai 22 Maret 2024
Dalam film Para Betina Pengikut Iblis Part 2, Sumi berusaha membebaskan diri dari teror iblis dan dalam perjalanannya bertemu dengan Asih (Sara Fajira) dan Sari (Hanggini), yang juga punya pengalaman kelam.
Baca juga : Film 1 Cm akan Tayang di Bioskop Mulai 14 Maret
Mawar de Jongh mengatakan karakter yang dia mainkan dalam film kedua lebih sadis dibandingkan pada film pertama.
"Karakter Sumi di film Para Betina Pengikut Iblis 2 akan lebih sadis dari sebelumnya. Meski begitu, aku merasa tidak ada permasalahan yang serius juga dari karakter aku ini karena memang setelah selesai adegannya, (aku) sudah kembali jadi Mawar," katanya.
Sara Fajira juga menceritakan upayanya mendalami karakter Asih yang lebih gila dari dua karakter lainnya, termasuk di antaranya dengan berdiskusi dengan sutradara.
"Ternyata Asih ini memang karakternya lebih gila dari dua betina lainnya, dia akan melakukan apa saja dan menghalalkan segala cara buat melakukan apapun," katanya.
Selain Mawar De Jongh, Sara Fajira, dan Hanggini, aktor Adipati Dolken dan Gusti Rayhan juga berperan dalam film Para Betina Pengikut Iblis 2. (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved