Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era saat kejujuran dan integritas menjadi barang langka, Antartick dengan lantang mempersembahkan karya terbaru mereka yang berjudul Oportunis. Lagu ini bukan hanya sekadar musik yang menghentak telinga, tetapi juga sebuah sentilan tentang pentingnya mengedepankan kebenaran dan transparansi dalam kepemimpinan.
Oportunis menggambarkan tentang oknum atau kaum oportunis di kalangan pejabat publik maupun mereka yang menyebut diri mereka sebagai wakil dari rakyat, yang lebih mengedepankan pencitraan daripada fakta dan data yang sebenarnya.
Melalui lirik tajam tanpa basa-basi yang dipadukan dengan aransemen musik rock yang memacu adrenalin, lagu ini turut andil sebagai penyambung suara kritis mereka yang menuntut perilaku jujur, adil dan terbuka dari seorang pejabat publik yang tugasnya melayani rakyat.
Baca juga : Lagu Negeri di Awan Di-Remastered dan Dirilis di Platform Digital
“Lagu ini kami buat beberapa tahun lalu dan ternyata apa yang kita tulis ini sangat relate dengan situasi dan kondisi terkini; pencitraan di mana-mana, serang menyerang dan saling menjatuhkan lawan politik dengan kata-kata ‘membela kepentingan rakyat’ sebagai jargon, berlagak kerja di depan kamera tapi tidur saat rapat mewakili rakyat. Itu tergambar nyata,” ungkap basis Antartick, Helvi, dengan nada berapi-api.
Baca juga : Namira Rilis Lagu 'Bukan Aku yang Kau Cinta'
“Kalau seperti ini, siapa yang bisa percaya pada janji-janji mereka yang umbar, yang katanya akan mementingkan dan menyejahterakan rakyat, tapi nyatanya hanya omong kosong kan?” lanjutnya.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa masyarakat merasakan kecewa terhadap perilaku sebagian pejabat publik yang hanya mementingkan golongannnya dan tidak tulus dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Ternyata masih banyak praktik korupsi, penggunaan anggaran yang tidak efisien, dan sikap kurang peduli terhadap kebutuhan riil rakyat. Meskipun terdapat pejabat yang memang bekerja dengan sungguh-sungguh, namun kesan umumnya tetap terwarnai oleh perilaku oknum yang jumlahnya tidak sedikit,” kata vokalis Antartick Joean.
Baca juga : Nadhif Basalamah Rilis Single Tiba-Tiba Jumat Lagi
"Kita semua tentu mengharapkan pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu menerjemahkan janji-janji politiknya ke dalam kerja nyata yang bermanfaat bagi rakyat, serta para pejabat publik dapat lebih fokus pada tanggung jawab mereka," lanjutnya.
“Kami (Antartick) berharap melalui karya musik bertajuk “Oportunis” ini bisa menjadi pengingat kesadaran kita tentang pentingnya memilih pemimpin yang tidak hanya pandai berakting, tetapi juga dapat diandalkan dan jujur dalam mengemban amanah dan tanggung jawab”, timpal gitaris Antartick Anang.
Oportunis sudah tersedia di semua platform musik digital. (RO/Z-1)
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Dengan hook Piipapii papipo yang glitch, chorus yang penuh gula, dan produksi chaos-pop, Punks adalah sebuah uppercut sonik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved