Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Gampang Cuan untuk pertama kalinya akan tayang di jaringan bioskop Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura mulai 7 Desember 2023.
Tayang di Indonesia sejak 16 November 2023, film drama komedi ini telah meraih antusiasme yang luar biasa, mencapai lebih dari 400.000 penonton dalam negeri kurang dari sepekan.
Berkat antusiasme tersebut, film ini mendapatkan permintaan tayang dari distributor film asal Malaysia, Antenna Entertainments di ketiga negara tersebut.
Baca juga: Film Gampang Cuan Sudah Tayang di Bioskop
Penulis sekaligus Sutradara, Rahabi Mandra, menanggapi kesempatan tersebut.
"Ide cerita yang dibawa di film ini cukup universal dan dapat menyentuh berbagai kalangan. Film ini merupakan kombinasi dari sajian hiburan, serta sebuah refleksi mendalam terhadap fenomena generasi sandwich dan permasalahan keuangan yang dekat dengan masyarakat. Konteks budaya lokal juga tidak akan menjadi batasan, tetap bisa dinikmati dan malah memberikan latar belakang yang kuat untuk kisah filmnya." ujar Rahabi.
Produser Tesadesrada Ryza, menambahkan, pengumuman penayangan film Gampang Cuan di Malaysia disambut dengan antusiasme tinggi oleh para distributor film dan para penikmat film.
Baca juga: Ini 3 Alasan Harus Nonton Film Gampang Cuan
"Kami bersyukur dan excited dengan adanya permintaan tayang di luar Indonesia. Semoga film bergenre drama komedi ini bisa menghibur dan menginspirasi masyarakat Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, khususnya para generasi muda yang sedang merantau berjuang mencari cuan di negara-negara tersebut," ungkap Tesadesrada.
Film Gampang Cuan mengisahkan sosok Sultan (Vino G. Bastian), anak sulung dari Sukabumi yang merantau ke Jakarta dengan pekerjaan serabutan.
Suatu hari, Sultan dikagetkan dengan kedatangan adik perempuannya, Bilqis (Anya Geraldine), yang menemukan realita kehidupan kakaknya tidak sesukses yang diceritakan.
Malangnya, Bilqis juga membawa kabar bahwa mendiang ayah mereka meninggalkan utang sebesar Rp300 juta yang harus dilunasi dalam waktu tiga bulan.
Di sisi lain, Sultan dituntut untuk membiayai kuliah si adik bungsu, Aji (Alzi Markers).
Sultan dan Bilqis kemudian jungkir balik mencari cuan dalam waktu cepat untuk membayar hutang tersebut tanpa sepengetahuan sang Ibu, Mamah Diah (Meriam Bellina).
Perjuangan keduanya membawa penonton kedalam kejadian yang penuh liku, mulai dari pekerjaan yang halal sampai hampir haram pun mereka lakukan.
Sebelumnya, Film Gampang Cuan ramai dibahas di berbagai media sosial lantaran alur yang apik, kisah yang real life, hingga komedi yang mengalir, termasuk pesan moral yang terkandung di dalamnya. Banyak di antaranya yang mengaku telah menonton berkali-kali dan tidak sabar menunggu sekuelnya. (RO/Z-1)
Sejak tayang perdana pada 16 November lalu, Film Gampang Cuan langsung disambut antusias oleh masyarakat berkat suguhan humor yang menyegarkan dan drama keluarga yang menyentuh hati.
Mengisahkan sosok Sultan (Vino G. Bastian), anak sulung di keluarga yang merantau ke Jakarta dari Sukabumi dengan pekerjaan yang serabutan.
"Pertama, ide ceritanya dekat dengan semua orang, yaitu jungkir balik cari cuan secepatnya untuk kedaruratan keluarga,"
Permasalahan keuangan yang banyak menerpa masyarakat terlebih saat kondisi pascapandemi covid-19, menjadi ide awal lahirnya film Gampang Cuan.
“FIlm ini ingin menceritakan gimana sentralnya peran uang dalam hidup kita. Orang sering bilang uang bukan segalanya, namun nyatanya segalanya butuh uang."
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Creative Family Award-Art Alive periode 2024/2025 digelar di 28 kota di Indonesia dengan peserta mencapai 32.000 pasangan anak dan orang tua.
Malaysia diperkirakan telah mengalami kerugian hingga RM277 miliar (sekitar Rp1.154 triliun) akibat kejahatan keuangan yang melibatkan pencurian dan kebocoran dana publik.
PERUSAHAAN robotika asal Tiongkok yang berfokus pada embodied intelligence, Agibot, akan memperluas pasar di kawasan Asia-Pasifik sepanjang 2026.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mulai 1 Januari 2026 memberlakukan denda hingga RM2.000 atau Rp8,3 juta bagi warga maupun wisatawan yang membuang sampah atau meludah sembarangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved