Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
VISINEMA Pictures melalui akun media sosial Instagram dan kanal Youtube merilis potongan video (teaser) terbaru film aksi ‘13 Bom di Jakarta’ pada Jumat (17/11/23).
Dalam teaser tersebut dibuka dengan adegan-adegan yang menyiratkan cikal-bakal kekacauan kota Jakarta. Badan Kontra Terorisme Indonesia mendapatkan pesan misterius dari pihak yang dianggap sebagai teroris.
“Ada tiga belas bom yang sudah kami sebar di seantero kota Jakarta,” ucap teroris dalam video teaser tersebut. Para teroris ini mengancam akan meledakkan ke-13 bom setiap delapan jam sekali jika mereka tidak mendapatkan imbalan sesuai tuntutan. Badan Kontra Terorisme selaku pihak berwenang pun mencoba melacak para teroris itu demi menghentikan serangan teror di ibukota.
Baca juga : Festival Film Bulanan Gelar Workshop di Ambon
Aksi baku tembak yang ada di dalam film ‘13 Bom di Jakarta’ menggunakan beragam jenis senjata laras panjang hingga machine gun dan bazoka. Dalam video teaser, terlihat Arok (diperankan oleh Rio Dewanto) menyerang truk uang dengan bazoka hingga meledak dan terbalik. Adegan ledakan truk uang tersebut merupakan ledakan asli yang dilakukan secara langsung oleh kru di lokasi syuting.
“Banyak banget pilihan senjata yang digunakan di film ini. Didesain sangat detail untuk masing-masing karakter. Akhirnya gue bisa merasakan pakai bazoka itu seperti apa, jadi pengalaman yang seru dan menyenangkan buat gue,” kata pemeran Arok, ketua kelompok teroris di ‘13 Bom di Jakarta’ Rio Dewanto dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat, (17/11/23).
Baca juga : Film Gampang Cuan Sudah Tayang di Bioskop
Selain adegan baku tembak, banyaknya aksi perkelahian dan kejar-kejaran mobil (car chase) membuat video teaser itu terasa intens sekaligus mencekam. Lutesha, yang terlibat dalam adegan kejar-kejaran mobil turut merasakan tekanan yang cukup tinggi saat syuting.
“Adegan car chase sangat menantang buat aku karena aku dituntut menyetir dalam kecepatan tinggi, ditambah di depan aku ada dua kamera. Itu deg-degannya setengah mati, sih,” kata Lutesha.
Film ‘13 Bom di Jakarta’ disutradarai Angga Dwimas Sasongko dan dibintangi di antarana oleh Rio Dewanto, Ganindra Bimo, Chicco Kurniawan, Ardhito Pramono, Lutesha, Putri Ayudya, Rukman Rosadi, dan Niken Anjani.
Film ‘13 Bom di Jakarta’ akan tayang mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Film ini menggambarkan Jakarta, kota metropolitan yang seketika menjadi kelam karena sekumpulan teroris melancarkan serangannya dengan ancaman 13 bom yang disebar di seantero Jakarta.
Penelusuran Badan Intelijen dan agen rahasia atas teror tersebut mengarah pada Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono), dua pengusaha muda di bidang mata uang digital yang dianggap terlibat.
Misi tim agen rahasia pun menjadi rumit ketika mereka mencurigai adanya penyusup dalam tim. Di sisi lain, pemimpin kelompok teroris, Arok (Rio Dewanto) tak henti menebar teror dengan meledakkan bom setiap 8 jam. Satu-satunya cara menghentikan serangan teror tersebut adalah menyerahkan imbalan bernilai fantastis atau keselamatan seluruh warga Jakarta terancam. (Z-5)
ISRA Mikraj merupakan salah satu momentum paling penting dalam sejarah Islam.
Konten di media sosial bisa berupa teks, foto, video, suara, atau siaran langsung, dan interaksi dilakukan melalui like, komentar, share, atau pesan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Sedang mencari kata kata gamon yang mewakili perasaanmu? Temukan kumpulan caption gagal move on paling menyentuh dan aesthetic untuk media sosial di sini.
DENSUS 88 Antiteror mengidentifikasi sekitar 70 anak di Indonesia terpapar ideologi kekerasan ekstrem.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Kualitas ketegangan dalam film Lift tidak lepas dari peran Ario Sagantoro yang duduk di kursi produser.
Drama romantis terbaru Can This Love Be Translated? akhirnya merilis poster dan teaser terbarunya.
Visual poster film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa ini menampilkan seorang yang tengah diikat di sebuah tiang kayu, dengan kobaran api yang mengelilinginya.
Film Pulung Gantung Pati Ngendat terinspirasi dari urband legend yang menjadi kepercayaan bagi sebagian masyarakat di Gunungkidul, Yogyakarta.
DI tengah perselisihan internal yang sedang berlangsung antara CEO Min Hee Jin dari Ador dan Hybe Labels, teaser foto untuk single comeback NewJeans.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved