Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA Performing Arts Community (JPAC), wadah seni pertunjukan nirlaba di Jakarta, mempersiapkan panggung untuk menghadirkan produksi drama musikal yang akan menggetarkan hati penonton pada pertengahan November 2023. Dalam produksi kali ini, JPAC dengan bangga akan membawakan salah satu judul Broadway paling ikonik, Legally Blonde.
Legally Blonde, drama musikal yang dipentaskan pertama kali di Broadway pada 2007, mengusung kisah Elle Woods, seorang mahasiswi berambut pirang yang berani mendaftar di Harvard Law School untuk mendapatkan kembali mantan pacarnya, Warner.
Cerita ini bukan sekadar hiburan panggung, melainkan juga mengandung pesan-pesan mendalam tentang keyakinan diri, pemberdayaan perempuan, kemandirian, integritas, dan perjuangan untuk keadilan.
Baca juga: Demi Serial Drama Musikal Beranak dalam Kubur, Bayu Rewandha Belajar Silat
Dalam produksi musikal ini, JPAC berkomitmen memberikan pengalaman panggung yang tidak terlupakan. Music Director JPAC Audrey Giovanni akan membawa ansambel musik live untuk mengiringi setiap adegan. Keterlibatan Musical Theater International (MTI) sebagai pihak yang melegitimasi produksi menjamin kualitas sejalan dengan standar Broadway.
"Pertunjukan ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan perayaan kekuatan, ketahanan, dan keberanian untuk menghadapi tantangan. Dengan melibatkan talenta muda Indonesia, kami ingin memberikan inspirasi sekaligus hiburan berkualitas," ungkap Presiden JPAC Rio Rahmansyah.
Dalam mendukung produksi Legally Blonde, JPAC menjalin kerja sama dengan jenama lokal. COTTONINK turut serta sebagai Official Wardrobe Partner, menyajikan kostum-kostum yang akan menghidupkan karakter-karakter dalam musikal.
Baca juga: Ini Tantangan yang Dihadapi Sutradara Beranak dalam Kubur Selama Syuting
Sementara itu, PAC Martha Tilaar berperan sebagai Official Makeup Partner untuk memastikan penampilan para pemain senada dengan suasana panggung.
"Keterlibatan jenama lokal menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam industri kreatif tanah air. Kami ingin melibatkan berbagai pihak dalam mendukung pertunjukan ini dan menciptakan pengalaman yang holistik bagi penonton," tambah Rio.
Dalam kisah Elle Woods, penonton akan diingatkan tentang nilai-nilai penting dalam kehidupan:
1. Percayai Diri Sendiri
Legally Blonde mengajarkan bahwa kesuksesan bermula dari keyakinan pada diri sendiri. Elle Woods menantang ekspektasi masyarakat dan membuktikan bahwa setiap orang memiliki potensi luar biasa.
2. Pemberdayaan Perempuan
Drama musikal ini merayakan kekuatan dan ketahanan perempuan. Elle dan teman-temannya menunjukkan pentingnya solidaritas dan dukungan antar perempuan.
3. Kemandirian
Perjalanan Elle dari seorang mahasiswi berambut pirang menjadi mahasiswa Harvard Law School menyoroti nilai kemandirian. Dia membuktikan bahwa menentukan jalan hidup sendiri bukanlah hal yang mustahil.
4. Integritas
Cerita ini menekankan pentingnya tetap setia pada diri sendiri dan memegang prinsip-prinsip, bahkan di tengah tantangan.
5. Perjuangan untuk Keadilan
Legally Blonde menggambarkan kekuatan berjuang melawan ketidakadilan dan meruntuhkan hambatan. Musikal ini mengingatkan kita bahwa dengan tekad dan perjuangan, kita dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Melalui musikal ini, JPAC berharap dapat memberikan angin segar bagi komunitas teater musikal di Indonesia.
Co-Director Legally Blonde Jane Elena, menyatakan, "Kami mengajak para penonton untuk merayakan keberagaman dan tidak takut menjadi diri sendiri. Kisah Elle Woods memberikan inspirasi bahwa kita tidak perlu berubah untuk diterima oleh masyarakat."
JPAC mengundang masyarakat untuk menyaksikan produksi dramamusikal ini dan merasakan energi menggembirakan serta pesan-pesan positif yang ingin disampaikan.
Drama musikal Legally Blonde dapat Anda saksikan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki. pada 24 - 25 November 2023. (Z-1)
Musisi Sal Priadi siap menggelar kembali Memomemoria, sebuah festival multidisiplin yang melibatkan banyak cabang kesenian.
PELESTARIAN kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan.
Tari Topeng Juntinyuat asal Indramayu sukses memukau pengunjung saat tampil di Cultural Performance Stage dalam gelaran Osaka World Expo pada 28-29 Agustus lalu.
Lestari Moerdijat mengatakan inisiatif masyarakat berkesenian harus mendapat dukungan demi melestarikan kebudayaan nasional yang mampu memperkuat identitas dan persatuan bangsa.
IKATAN Keluarga Minangkabau (IKM) mengelar turnamen Golf Open memperebutkan piala bergilir Menteri Kebudayaan di Permata Sentul Golf Club, Bogor, Jawa Barat
Konsep yang dihadirkan beragam seperti teater, karya seni hingga pameran keindahan dari lokasi wisata yang ada.
Bukan sekadar horor, pertunjukkan juga memasukkan unsur edukasi di dalamnya
Film ini menjadi penanda bagaimana Miles Films berusaha menjaga salah satu kisah paling ikonis di perfilman Indonesia, tetapi kali ini dengan wajah-wajah baru
Pengin Hijrah bakal dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada 23-24 Agustus 2025.
Bekerja sama dengan beberapa tokoh seni dan budayawan terkemuka, Yayasan Prima Ardian Tana pernah membawa misi kebudayaan Indonesia, khususnya Cirebon ke Yunani, Korea, dan Singapura.
Drama musikal ini melibatkan 50 anak binaan untuk membawakan kisah perjuangan meraih mimpi di tengah keterbatasan.
Sebagian besar produksi film Pengin Hijrah dilakukan di tiga kota di Uzbekistan. Toshkent, Samarkan, dan Bukhara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved