Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN Korea, saat ini, sudah menjadi fenomena yang paling digemari dan menjadi kiblat tersendiri bagi generasi millenial dan generasi z. Bahkan tren itu sudah masuk menghiasi berbagai industri di Indonesia, mulai dari hiburan, fesyen, makanan, hingga lifestyle.
Hal itu karena budaya Korea yang sangat mudah diterima dan berkembang di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu industri yang paling banyak dinikmati juga adalah musik, terutama jenis musik Korean Pop atau yang sering dikenal dengan K-Pop. Karena penggunaan nada dan lirik pada lagu-lagu K-Pop ini enak didengar, menarik dan juga menginspirasi para generasi ini.
Momentum inilah yang memotivasi Rejoice untuk meluncurkan lagu Rambut Hallyu Bukan Halu bersama Ayushy, seorang penyanyi dan penulis lagu berdarah campuran Indonesia - Belanda yang berdomisili di Seoul, Korea Selatan.
Baca juga: Jennie, Jisoo, dan Lisa BLACKPINK Pindah Agensi? Ini Kata YG Entertainment
Ayushy sudah memulai kariernya di dunia K-Pop dari 2019, hingga akhirnya lagu-lagu ciptaannya sudah banyak dinyanyikan grup idola ternama di Korea seperti ITZY, NMIXX, Astro, dan Mamamoo.
Lagu hasil kolaborasi Rejoice dan Ayushy ini adalah proyek pertama Ayushy dalam menciptakan dan menyanyikan lagu dan dipersembahkan langsung untuk masyarakat Indonesia.
Memiliki visi yang sama dengan Rejoice Indonesia, Ayushy tentu saja ingin memberikan inspirasi untuk masyarakat Indonesia, khususnya para generasi millenial dan generasi z. Terutama dalam hal perawatan rambut agar tetap hallyu dengan menggunakan varian Rejoice terbaru yaitu, Rejoice 3 in 1 Korean Lavender, seperti yang disebut pada lirik lagu “Rambut Hallyu Bukan Halu”.
Baca juga: Tiga Personel Stray Kids Terluka dalam Kecelakaan
Varian terbaru dari Rejoice ini memiliki kandungan bunga Lavender yang terkenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan rambut. Dilengkapi dengan formula terbaik dari Rejoice 3 in 1, Rejoice Korean Lavender ini memberikan manfaat lengkap untuk menutrisi rambut, menjaga rambut tetap lembut sehingga tidak kusut, dan juga harum tahan lama bahkan setelah beraktivitas seharian.
Brand Director dari Hair Care P&G Indonesia Ayu Aradhita mengungkapkan, “Kami sangat antusias dengan kolaborasi bersama Ayushy ini, selain karena karyanya yang sudah diakui secara mendunia, kami juga mempunyai misi yang sama untuk dapat menghibur dan menginspirasi para generasi muda. Di sisi lain, kami juga ingin menyampaikan bahwa dengan Rejoice 3 in 1 Korean Lavender, yang menjadi part penting dari lagu ini, dapat menjadi pilihan tepat untuk perawatan rambut agar tetap lembut, harum dan anti kusut!”.
“Aku bangga banget bisa berkolaborasi dengan Rejoice Indonesia, karena Ini adalah kolaborasi pertamaku menciptakan sebuah lagu untuk brand! Melalui nada yang energik dan catchy, aku optimistis lagu Rambut Hallyu Bukan Halu ini dapat menyampaikan pesan dan keunggulan dari shampo Rejoice 3 in 1 Korean Lavender kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi millennial dan generasi z. Untuk punya rambut hallyu itu, gak perlu halu kok!,” ungkap Ayushy.
Tidak hanya sampai di sini, Rejoice Indonesia juga memberikan kesempatan pada generasi muda untuk dapat mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan lagu Rambut Hallyu Bukan Halu ini. Membuat sebuah tutorial dance dan kemudian menjadikannya sebagai trend di platform media sosial.
Hingga kini kumpulan video dance #RambutHallyuBukanHalu sudah mencapai 435 juta penonton di TikTok, dan akan terus bertambah! (RO/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved