Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
JAGAT twitter kerap dihebohkan dengan konten-konten kreator yang menyajikan cerita-cerita horor.
Beberapa hari terakhir ini misalnya, heboh cerita tentang pesugihan diungkapkan dalam thread dari akun @JeroPoint.
Thread berjudul Di Ambang Kematian itu bahkan menjadi trending topic twitter bersama tagar #DimanaNadia.
Baca juga: Film Horor Sosok Ketiga Berbumbu Kecemburuan dan Konflik Dirilis
Dalam thread, akun itu menceritakan nyawa Nadia yang terancam akibat ulah ayahnya yang melakukan ritual pesugihan demi mendapatkan kekayaan.
Awalnya, kehidupan keluarga Nadia terasa sempurna lantaran memiliki kedua orang tua yang lembut, mengayomi, tak pernah kasar, dan pejuang keluarga.
Usaha sang ayah pun mengalami kemajuan sangat pesat hingga mempunyai toko besar dan menjadi distributor yang merambat ke warung-warung kota.
Kondisi mulai berubah ketika sang ibu meninggal dengan kondisi tidak wajar pada 2002.
Seiring berjalannya waktu, ayah Nadia akhirnya mengakui bahwa kematian istrinya itu akibat perjanjian dengan iblis yang meminta tumbal orang terdekatnya setiap 10 tahun sekali.
Baca juga: Film Horor 'Jin Khodam' Hadirkan Tentang Realitas di Tengah Masyarakat
Setelah kematian sang ibu meninggal, Nadia dan kakaknya hidup dalam ketakutan.
Mereka kerap mendapatkan teror dari sosok makhluk bertubuh manusia berkepala kambing dengan tanduk meruncing, mata merah menyala, dan telapak tangan besar dengan kuku hitam panjang.
Beberapa tahun setelah itu, tepatnya pada 2012 kakak Nadia meninggal secara mendadak dengan sekujur tubuh membiru dan mata mendelik ke atas seperti orang tercekik.
Dokter bilang kematian sang kakak akibat penyumbatan darah, tetapi Nadia menganggap hal itu tak masuk akal.
Lalu bagaimanakah nasib Nadia 10 tahun kemudian? Apakah ia masih hidup atau menjadi tumbal pesugihan berikutnya?
Hingga kini, akun twitter @JeroPoint, tidak mau menyebutkan secara pasti terkait lokasi kejadian dan orang-orang yang terlibat di dalam cerita tersebut. (RO/S-2)
Film ini biasanya menampilkan elemen supranatural, psikologis, atau kekerasan yang dikemas untuk menciptakan suasana mencekam dan menegangkan.
Film produksi Falcon Pictures itu berkisah tentang Solah Vincenzo (Rigen) pulang ke kampungnya, ditemani Fajrul (Jegel), Jaka, (Tora) dan Supra (Indro).
Teh oolong menjadi salah satu minuman favorit Emma. Bahkan ia sempat hampir membuka rumah teh sendiri sebelum mendapatkan peran di Wednesday.
Genre ini biasanya menampilkan suasana mencekam, penuh misteri, serta elemen yang mengancam keselamatan tokoh, seperti hantu, monster, psikopat, makhluk gaib, atau kejadian supranatural.
Sumanto akan muncul sebagai kameo di film horor Labinak: Mereka Ada di Sini yang tayang mulai hari ini (21/8) di bioskop.
"Aku tertarik bergabung dalam projek ini, karena ini genre yang belum pernah aku coba, bisa dibilang teen-slasher."
Pameran ini merefleksikan bagaimana gagasan mahasiswa mulai bergema di luar ruang kuliah dan memasuki industri, komunitas, dan budaya yang lebih luas.
Menurutnya, ada lima hal yang ditekankan bagi peserta yakni multimedia dan broadcasting, mikrotik, psikologi pendidikan, teknologi artificial intelligence (AI), dan jurnalistik.
Sebuah lembaga vokasi perfilman, B Film School, berkomitmen melahirkan banyak sumber daya manusia (SDM) di bidang industri perfilman.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam menjangkau generasi muda Indonesia melalui dukungan pada industri kreatif, khususnya musik.
Kehadiran hasil karya program PKW Tekun Tenun ini sekaligus menunjukkan dukungan nyata Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK dalam pengembangan industri kreatif nasional.
Konser ini bagian dari Dvisvara Annual Recital Series, platform eksklusif bagi mahasiswa UIC College dalam menampilkan pencapaian artisitik dan akademik mereka.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved