Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SOUNDING Dawn kembali melepas single baru bertajuk Fictional Woman yang terdengar lebih rock dibanding dua single terdahulunya.
Setelah sebelumnya merilis dua single dengan tempo dan nuansa yang cenderung pelan, pada single kali ini, band modern alternative asal Tangerang Selatan yang beranggotakan Ghaza (Bass, Synth), Iqbal (Drum), Rama (Vokal, Gitar), dan Yehan (Gitar) itu melakukan eksplorasi lebih pada elemen rock namun tetap tidak menghilangkan unsur elektronik.
Kuartet itu mengaku puas dengan keseruan dan warna yang sedikit berbeda pada single ini.
Baca juga: Tompi Ungkap Perjuangannya Lanjutkan Cita-Cita Bermusik
Lagu ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang menemukan sosok perempuan fiksi idamannya di tempat umum.
Terbiasa singgah dalam bayangannya, kali ini, perempuan fiksi itu dengan jelas terpampang di depan mata. Perempuan yang sangat menggambarkan tipe idealnya, dilihat dari segala sisi.
Namun, anak laki-laki ini merasa tidak mampu berkenalan karena sadar akan perbedaan kelas antara dirinya dan perempuan tersebut. Bahkan dia pun kurang yakin perempuan ini akan memandangnya.
Baca juga: Ari Lasso Berencana Rilis Mega Album Lagu Terbaik Indonesia Era 1970-1990an
Selaku penulis lagu, Muhammad Ghaza berujar mungkin ini adalah pengalaman yang pernah dialami semua anak laki-laki saat melihat perempuan fiksinya di dunia nyata. Perasaan senang, janggal, grogi, semuanya bercampur aduk.
Namun, Ghaza dan personel Sounding Dawn yang lain juga membebaskan para pendengar memiliki sudut pandangnya sendiri dalam menangkap pesan yang ada dalam lagu ini.
Fictional Woman oleh Sounding Dawn sudah bisa didengarkan di berbagai platform musik digital sekarang. (RO/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved