Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Killing Them Softly dibintangi aktor papan atas Brad Pitt bersama James Gandolfini dan Ray Liotta yang dirilis pada 2012 lalu kembali naik daun. Sutradara Andrew Dominik mampu mengemas film Killing Them Softly dengan daya pikat unik konvensional.
Film ini diadaptasi dari novel keluaran 1974 yang berjudul Cogan's Trade karya George V. Higgins.
Film Killing Them Softly resmi tayang pada tahun 2012 dan mendapatkan ulasan positif serta ditayangkan pada kompetisi Palem Emas di Festival Film Cannes 2012.
Baca juga: Aktor Aladdin Dikecam Netizen Usai Komentari Film Little Mermaid
Sinopsis Killing Them Softly
Berlatarbelakang pada kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat 2008, negara tersebut tengah terguncang krisis keuangan dan terbatasnya lapangan pekerjaan.
Johnny Amato (Vincent Curatola) bermimpi untuk menjadi pemain utama dalam dunia kejahatan. Saat Ia berada di penjara, Amato bertemu dan berteman dengan Frankie (Scoot McNairy) yang sedang putus asa untuk mendapatkan uang. Ia memiliki ide bagus yang akan membuat mereka berdua kaya dengan merampok dari permainan kartu.
Baca juga: Rose Blackpink Hadir di Festival Film Cannes Bareng Tim Saint Laurent
Markie Trattman (Ray Liotta) menjalankan sebuah permainan kartu yang dilindungi di mana para anggota mafia dapat bermain poker dengan taruhan tinggi. Untuk merampok, Frankie membutuhkan rekan dan memilih Russell (Ben Mendelsohn), seorang warga Australia yang membutuhkan uang tunai agar bisa menjadi pengedar narkoba dan memenuhi kecanduannya.
Kedua amatir ini secara ajaib berhasil melakukan caper tanpa ada yang terluka. Mereka berdua siap untuk merasakan kenikmatan kesuksesan finansial seperti para bankir Amerika dan pengedar narkoba yang mereka kagumi.
Richard Jenkins berperan sebagai pengacara yang mewakili kepentingan mafia dan bertemu dengan Jackie Cogan (Brad Pitt), seorang pembunuh bayaran yang lihai dan licin, yang telah dikontrak untuk menemukan dan menghukum para perampok.
Ketika sang pembunuh menemukan bahwa Ia mengenal Amato, arsitek kejahatan terhadap Mafia, Ia memutuskan untuk mengajak Mickey (James Gandolfini) untuk menghabisinya.
Namun pembunuh dari New York tidak dapat bergerak karena kecenderungannya terhadap minuman keras dan bermain peremljan. Sementara itu, Jackie menyewa dua orang preman untuk menghajar Markie dengan harapan dia akan menyerahkan identitas kedua perampok tersebut. (Z-10)
Film anak bergenre musikal-petualangan ini tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang relasi manusia dengan alam.
Melalui perpaduan musikal dan petualangan, film Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua membawa misi besar: membangun kesadaran manusia akan relasinya dengan alam.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved