Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Seluruh pecinta dan insan film Indonesia merayakan Hari Film Nasional (HFN) yang jatuh setiap tanggal 30 Maret. Momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus meningkatkan peran film sebagai medium pengembangan kreativitas dan penanaman nilai-nilai budaya bangsa, serta dalam upaya membangun anak bangsa yang mampu menjawab tantangan di masa depan.
"Film bukan saja sebuah karya seni, tetapi juga memiliki banyak peran antara lain sebagai medium kreativitas dan penanaman nilai-nilai budaya yang kita miliki kepada setiap anak bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/3).
Tema peringatan Hari Film Nasional tahun ini adalah Bercermin pada Masa Lalu, Merencanakan Masa Depan. Badan Perfilman Indonesia (BPI) mencatat penonton film di Indonesia telah meraih market share sebesar 61% pada 2022.
Baca juga: Rayakan Hari Film Nasional, Yuks Nonton Film Remake ini
Menurut Lestari, dengan tema peringatan yang diusung tahun ini, film nasional juga bisa berperan sebagai pengungkap fakta sejarah yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa, agar generasi penerus bisa memahami perjalanan sejarah negeri ini.
Setelah memahami, ujar Lestari, masyarakat bisa belajar dari berbagai peristiwa di masa lalu sebagai dasar pengambilan keputusan di masa kini. Film juga dapat berperan sebagai bagian dari bahan ajar bagi peserta didik dalam proses belajar mengajar.
Baca juga: Di Hari Film Nasional, Garin Nugroho Umumkan Film Musikal Melodrama
Melihat beragamnya peran dan fungsi film, Lestari mengatakan pengembangan perfilman nasional merupakan langkah strategis yang bisa dilakukan dalam mengakselerasi proses pembangunan di sejumlah sektor.
Karena itu, ia berharap, agar upaya pengembangan perfilman nasional menjadi kepedulian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah. Dengan begitu, keberadaan film nasional dapat terus memberi dampak positif bagi percepatan proses pembangunan di tanah air.
(Z-9)
JELANG penayangan, film Pelangi di Mars menyapa publik dengan sebuah balon raksasa setinggi 10 meter. Hadir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Langkah penambahan keterampilan baru pada peserta didik harus konsisten direalisasikan sebagai bagian dari sistem pendidikan yang adaptif.
ANGGOTA Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menilai perayaan Imlek merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi proses pembangunan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menghadiri pembukaan pameran lukisan bertema “LOVE” karya Sonja Irawaty di Jakarta untuk membangkitkan semangat dan kepedulian.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong percepatan akses bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved