Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT folk rock 'pekerja' asal Yogyakarta, Bangkutaman, resmi melepas single terbaru bertajuk Lala (Lala), berbicara tentang sebuah ketidakpastian yang kerap menghantui setiap batin manusia dari berbagai sudut pandang.
Single dari band yang beranggotakan Wahyu 'Acum' Nugroho (vokal), Madava Nanda Rasika Sangga (bass), dan Christo Putra (drums) tersebut merupakan single pertama dari album ketiga yang akan dirilis pada April 2023 di bawah label Demajors Records.
"Ketidakpastian adalah hal harfiah. Ia menjadi sifat dan identitas yang sangat bisa dirasakan setiap manusia. Ketidakpastian kerap ada dari sederhana seperti memprediksi cuaca hingga tingkatan berat seperti akan dibawa ke mana dunia ini pada akhirnya," ungkap Wahyu Acum dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (7/3).
Baca juga: Lala (Lala), Cerita Ketidakpastian dari Bangkutaman
Konsep musik lagu ini terinspirasi dari komposisi masa awal band Naif dan Koes Plus era awal '70-an.
Berbalut bumbu-bumbu psikedelia dari embusan angin dan permainan slide gitar produser Bangkutaman yakni Pandji Dharma, proses rekaman single Lala (Lala) dilakukan di Doors Studio pada Mei 2019 silam dan disempurnakan di Palm House Studio pada Desember 2019.
Lala (Lala) merupakan single terakhir sebelum Bangkutaman merilis album Dinamika versi repackaged yang berisi 8 rekaman terbaru plus 3 track single yang menjadi bagian dari bonus track.
Sebagai pendukung promosi, sebuah video musik dibuat dengan menampilkan pemandangan musim gugur di Jepang yang diabadikan oleh Manajer Tur Satria Ramadhan saat Bangkutaman tengah melakukan lawatan tur ke Jepang, beberapa waktu lalu.
"Ada waktu kosong di tengah-tengah jadwal tur. Saya dan Acum berinisiatif untuk membuat video klip dengan nuansa musim gugur dikombinasikan dengan aktivitas bersepeda," ungkap Satria Ramadhan.
Album Dinamika tercipta setelah menghabiskan jeda cukup lama sejak Ode Buat Kota (2010), meskipun dalam perjalanannya di 2016 band ini sempat merilis mini album bertajuk Rileks.
Album tersebut juga menjadi album pertama yang dibuat pascakeluarnya dua personel awal band itu, yaitu gitaris Irwin Ardy dan drummer Dedyk Eryanto.
Format compact disc album Dinamika versi repackaged ini akan diproduksi dan diedarkan oleh Demajors Records lewat seluruh jaringan yang tersebar di hampir semua kota-kota di Tanah Air.
Selain itu, album ini juga tersedia dalam format digital di layanan streaming musik digital. (Ant/Z-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Single Mencari menjadi pembuka menuju rilis video dokumenter Bangkutaman dan album Arsip Rekaman, sebuah proyek yang akan merangkum karya-karya mereka dari periode 2005-2020.
Konsep musik lagu ini terinspirasi dari komposisi masa awal band Naif dan Koes Plus era awal '70-an.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved