Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Steven Spielberg mengungkapkan keinginannya untuk menyutradarai serial televisi di masa mendatang karena hal itu memungkinkannya untuk membuat cerita dengan durasi panjang.
“Saya memang memiliki keinginan untuk [membuat cerita dalam format] durasi panjang, dan suatu hari nanti, saya akan menyutradarai serial berdurasi panjang,” kata Spielberg kepada program siniar Smartless, mengutip Variety yang disiarkan Selasa (17/1) waktu setempat.
Sebetulnya, Spielberg sendiri tidak asing dengan dunia serial televisi karena pernah menggarap miniseri "Band of Brothers" dari HBO bersama Tom Hanks. Tetapi sebelumnya, dia tidak pernah secara pribadi mengarahkan acara televisi sepenuhnya.
Spielberg mencontohkan bagaimana cerita "Mare of Easttown" (2021) menjadi jenis serial yang ingin dia garap. Serial "Mare of Easttown" dibuat oleh Brad Ingelsby dan disutradarai oleh Craig Zobel.
Sutradara veteran itu bahkan mengaku film "Lincoln", yang digarapnya pada 2012, hampir menjadi miniseri berdurasi enam jam. Namun niat tersebut dia urungkan karena pada saat itu, menurut Spielberg, dirinya tidak mendapatkan dukungan biaya produksi yang cukup.
"Draf [skenario 'Lincoln'] yang ditulis Tony Kushner awalnya 550 halaman, jadi saya punya materinya. Saya tidak tahu apakah saya bisa membujuk aktor Daniel Day-Lewis untuk berakting di serial enam jam, tetapi saya berada di ambang itu," cerita Spielberg.
Sebagai film fitur, "Lincoln" dilaporkan telah meraup pendapatan sekitar 275 juta dolar AS di seluruh dunia dan mendapatkan 12 nominasi Academy Award, termasuk film terbaik dan sutradara terbaik, serta memenangkan Oscar untuk desain produksi dan aktor utama.
Spielberg terkenal karena telah menyutradarai berbagai film besar. Film terakhir yang dia garap yaitu "The Fabelmans" (2022) dengan kisah berdasarkan pengalaman pribadi sutradara itu saat masa remaja. (Ant/OL-12)
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved