Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KIPRAH Amora Lemos di blantika musik Indonesia memasuki babak baru. Penyanyi yang merupakan putri pasangan Raul Lemos dan Krisdayanti ini, merilis single perdananya berjudul 'Buku Mimpiku'.
Melalui 'Buku Mimpiku', Amora menunjukkan bakat besarnya dalam dunia tarik suara. Walau masih berusia 11 tahun, Amora kini siap memulai karier sebagai penyanyi mengikuti jejak ibunya, Krisdayanti, yang dikenal sebagai diva Indonesia.
'Buku Mimpiku' menunjukkan kematangan vokal Amora yang melampaui anak-anak usianya sekaligus gaya bercerita yang bisa menarik perhatian para penggemar musik yang lebih tua. 'Buku Mimpiku' seolah-olah mewakili khayal semua hawa muda yang sedang mengenal arti cinta untuk pertama kalinya.
"Dalam bermusik, saya ingin bisa menjadi diri saya sendiri. Bahkan mungkin lebih bagus daripada Mami. Akan tetapi, saya sangat mengagumi karya Mami yang berjudul 'Cinta'. Rasanya menyenangkan bisa berduet dengan Mami kelak," ungkap Amora, yang mengakui juga terinspirasi oleh Adele dan Ariana Grande.
Krisdayanti sendiri menilai Amora memiliki talenta dan mental yang dibutuhkan untuk memulai perjalanan di dunia musik secara profesional. "Amora adalah penyanyi yang sangat effortless apalagi melihat transformasi karakternya dari dulu hingga sekarang," terang Kris Dayanti.
"Saya bahkan terkejut melihat salah satu lagu cover Amora berhasil menarik perhatian satu stasiun televisi swasta. Semua dukungan yang diterima Amora seyogyanya menjadi tanggung jawab moral yang bisa diembannya sehingga Amora senantiasa menciptakan karya-karya yang indah," tambahnya.
Komposisi dan produksi 'Buku Mimpiku' melibatkan produser musik kenamaan Ifa Fachir dan Dimas Wibisana. Ifa Fachir adalah sosok penting atas re-interpretasi Bunga Citra Lestari untuk karya klasik 'Harta Berharga' yang kemudian membawa sang diva ke podium AMI Awards pada 2019 silam. Sementara Dimas Wibisana berperan penting dalam meracik salah satu karya terbaik legenda jazz Andien, yakni 'Selamat Jalan Kekasihku'.
'Buku Mimpiku' dirilis di bawah naungan label LULULALA yang merupakan divisi Sony Music Entertainment Indonesia, dan bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) seperti Spotify, Apple Music, JOOX dan Trebel.
Franki Indrasmoro atau Pepeng (eks Band Naif) yang mewakili Artist & Repertoire (A&R) Sony Music Entertainment Indonesia, memberi apresiasi atas semangat Amora dalam berkarya secara profesional. Ia menilai, 'Buku Mimpiku' yang sederhana namun megah, merupakan lembaran pertama yang sangat ideal bagi Amorasang musisi cilik.
"Walaupun Amora adalah putri Krisdayanti, ia mengedepankan semangat dan keceriaan anak-anak seusianya. Bahkan, Amora berpotensi menjadi musisi terdepan yang mewakili generasinya di masa yang akan datang," lanjut Pepeng. (RO/OL-15)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved