Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
EAGLE Institute Indonesia (EII), pada 2022, kembali menyelenggarakan Eagle Awards Documentary Competition (EADC). Kompetisi itu ditujukan bagi setiap kaum muda yang memiliki semangat kreatif dan inovatif di seluruh Indonesia.
Bekerja sama dengan Kementerian Kominfo dan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi EADC kali ini mengusung tema besar INDONESIA BERSINAR MAKIN CAKAP DIGITAL dengan memfokuskan meningkatnya literasi digital dan kecakapan digital masyarakat Indonesia.
Kemajuan teknologi digital yang sedemikian pesat dewasa ini telah menjadi bagian dari peradaban umat manusia dan dapat dirasakan manfaat positifnya pada masa pandemi covid 19 dalam penggunaan teknologi informatika dan komunikasi oleh masyarakat, layanan pendidikan, layanan kesehatan, pelaku bisnis, dan pemerintahan.
Baca juga: Empat Dokumenter K-Pop di 2023, Suju hingga NCT 127
Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan untuk mempercepat transformasi digital, dalam hal ini Kementerian kominfo berperan aktif mendorong digitalisasi pada semua sektor (ekonomi, bisnis, dan pemerintahan) sesuai arahan presiden Joko Widodo.
Untuk mendorong tercapainya tujuan di atas, menuju masyarakat Indonesia cakap digital, program EADC 2022 Indonesia Bersinar Makin Cakap Digital memfokuskan cerita-cerita yang dapat digali di masyarakat oleh para calon peserta mengacu pada empat pilar literasi digital sebagai berikut :
1. Etika digital
Etika digital berarti kemampuan individu dalam menyadari, menyesuaikan diri dan menerapkan etika digital atau netiquet dalam saat berselancar di dunia digital. Contoh dari etika digital adalah tidak menyebarkan berita bohong dan tidak melalukan perundungan dunia maya.
2. Budaya digital
Budaya digital merupakan hasil kreasi dan karya manusia yang berbasis teknologi internet. Budaya digital juga dapat tercermin lewat cara kita berinteraksi, berperilaku, berpikir dan berkomunikasi di dunia digital. Salah satu contoh budaya digital adalah aktivitas menggunakan media sosial hingga berbelanja online.
3. Keterampilan digital
Keterampilan digital berarti kemampuan untuk secara efektif, mengevaluasi dan membuat informasi dengan menggunakan berbagai teknologi digital. Hampir sama seperti budaya digital, salah satu keterampilan digital adalah menggunakan media sosial hingga menggunakan platform belanja online.
4. Keamanan digital
Keamanan digital adalah aktivitas mengamankan kegiatan digital, salah satunya tercermin lewat penggunaan password hingga pemahaman mengenai OTP dan istilah cyber security lainnya.
Dengan penguasaan pada empat pilar tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk dapat menggunakan internet dan teknologi secara aman, beretika, dan optimal dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, ideologi, pertahanan kemanan
Eagle Institute Indonesia tahun ini menerima lebih dari 150 proposal ide film dari seluruh Indonesia, mereka melalui tahapan seleksi dari para juri independen yang terdiri dari para prkatis film, akademisi dan pegiat literasi digital, Dewan Juri yaitu sbb:
Setelah melaui proses yang panjang sejak September 2022 mulai dari penyaringan peserta melalui juri baca, hingga juri wawancara, terpilihlah lima ide cerita terbaik yang mendapatkan fasilitasi berupa workshop pembuatan film dan pembiayaan produksi film dokumenter.
Adapun kelima film tersebut adalah:
1. Halima Dan Perahu Bekas
Sutradara : Rivon Paino dan Findriani Mahmud dari Puhuwato Gorontalo
Sinopsis
Halima adalah seorang nelayan perempuan penangkap gurita yang tinggal di perkampungan atas laut Torosiaje, Gorontalo. Janda satu anak ini mencari gurita disekitar perkampungan dengan menggunakan perahu bekas untuk menghidupi dirinya dan kedua orantuanya yang terbaring sakit.
Pahitnya kehidupan banyak Halima lalui dengan trauma ditinggalkan suami telah menjadi sebuah masa lalu bagi Halima.
Di Bajo, nelayan merupakan pekerjaan yang umum dilakukan laki-laki. Halima kemudian bergabung dengan kelompok nelayan gurita. Di sana, ia berkenalan dengan Indri dan kawan-kawannya yang melakukan pendataan dengan menggunakan aplikasi terhadap tangkapan nelayan.
2. Lima Pare
Sutradara: Fahmi Abdul Aziz dan Ilham Aulia dari Banten
Sinopsis
Film ini mengangkat soal bagaimana sistem pertahanan serta kedaulatan pangan pada masyarakat Baduy di tengah perkembangan dunia digital yang semakin maju. Masih banyak sisi lain pada sistem ketahanan pangan di Baduy yang belum banyak dibicarakan, salah satunya adalah soal proses ngaseuk.
3. Sang Punggawa Laut Sumbawa
Sutradara : Harsa Perdana dan Muhammad Farhan dari Sumbawa NTB
Sinopsis :
Jabaruddin, 40, atau kerap di sapa Haren adalah seorang kapten bagang yang telah melaut sejak berumur 15 tahun. Bagi Haren, Laut Sangoro adalah sumber penghidupan utama tidak hanya bagi keluarganya tetapi juga keluarga nelayan lainnya.
Sedikitnya tangkapan ikan memberi pengaruh pada perekonomian para nelayan, sehingga tak jarang para istri-istri nelayan ini harus berkerja ekstra bahkan menjadi tenaga kerja Wanita (TKW) di luar negeri untuk mencukupi kehidupan keluarga.
Seperti halnya Suharni, istri Haren yang memutuskan untuk menjadi TKW dan terpaksa berpisah dengan Haren serta ketiga anaknya selama bertahun-tahun.
Perkembangan teknologi informasi yang semakin massif, juga dimanfaatkan oleh Haren. Dengan adanya koneksi internet yang dapat diakses hingga tengah laut, memudahkannya untuk memetakan potensi ikan serta memasarkannya. Kemudahan akses ini juga membuat komunikasi antara Haren dengan istrinya menjadi lebih baik, Haren selalu mencoba untuk meyakinkan sang istri agar Kembali ke Indonesia.
4. The Flinstones Digital Rimba Bulungan
Sutradara : Anggrino Gilang Verlando dan Rohil Findiawan Mokmin dari Bulungan Kalimantan Utara
Sinopsis
Sandi, 25, seorang pemuda sekaligus ketua RT dari suku nomaden di pedalaman kalimantan memutuskan untuk memiliki hunian tetap dan beradaptasi dengan teknologi meski keterbatasan akses jaringan di hutan.
Dengan kondisi hutan yang semakin mengecil dan hasil buruan sudah mulai sulit Sandi berupaya agar masyarakat yang masih tinggal di dalam hutan mendapatkan akses Kesehatan dan Pendidikan.
Keinginannya ini berawal saat Sandi kehilangan 2 anaknya, Namun tidak semua masyarakat punan batu di hutan sajau benau merespon baik atas niatnya.
Hingga akhirnya, Sandi sempat ingin memutuskan berhenti sebagai ketua RT. Sandi sebagai pemuda suku punan batu yang telah berdamai dengan keadaan purba dan mordern bercita-cita agar anaknya dapat bersekolah di kota, tapi keluarganya menolak karena alasan jarak.
Sandi yang khawatir akan masa depan Punan Batu hanya bisa berharap warganya yang masih tinggal di hutan Sajau Benau mendapatkan perhatian dengan tidak mengganggu kehidupan mereka di dalam hutan.
5. Tanpa Terkecuali
Sutradara : Raka Mahandika dan M.Tritaufan Saputra dari Tangerang Selatan Banten
Sinopsis :
Menceritakan seorang tuna netra bernama Fakhry Muhamaad Rosa, 28, seorang content creator Youtube yang berfokus pada Teknologi dengan membuat konten review aplikasi ramah disabilitas tuna netra, review gadjet dll.
Kecintaannya terhadap dunia teknologi membuat fakhry kerap mengisi acara pelatihan yang rutin diselenggarakan Paradifa, Bakti Kominfo sejak 2017 dan berberapa event lainnya sampai saat ini. Dalam kelas pelatihan Microsoft office inilah fakhry bertemu seorang perempuan yang menjadi pujaan hatinya.
Dan di sisi lain Fakrhy juga mengabiskan waktunya dengan bermain music dengn teman-teman, bahkan mereka sudah beberapa menciptakan lagu mereka sendiri yang jga sering dibawakan pada pertujukan-pertunjukan music yang mengundang grup band Fakrhy dan teman-temannya.
Keterbatasan tidak membuat Fakhry dan teman-temannya putus asa dan menyerah. Mereka sering mengisi acara untuk menghibur orang banyak sebagai kontribusi mereka memberi manfaat (hiburan) dan bukan hanya penerima manfaat.
Dalam Awarding kali ini akan diumumkan juga tiga film terbaik pilihan juri yang terdiri dari Mun Jeong Hyun (Master Of Documentary dari Korea Selatan ), Inayah Wahid ( Artis Indonesia) dan Usman Kansong (Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo)
Tiga Film pemenang tersebut akan mendapatkan Piala Eagle Awards, uang tunai Puluhan juta rupiah dan Smartphone.
Dalam awarding ceremony kali ini juga ada yang spesial yaitu Eagle Institute Indonesia bekerjasama dengan @America mengadakan talkshow bersama narasumber alumni American Film Showcase yaitu Daniel Rudi Haryanto dan dipandu Iqbal Himawan seoarang jurnlis atau news anchor dengan tema : Harnessing the power of Documentary films for positive Change.
Acara dilaksanakan pada :
Hari : Rabu
Pukul : 18:00 – 20.30 WIB
Tanggal : 30 November 2022
Venue : @America (Pasific Place Mall Jl Jenderal Sudirman kav 52-53 Senayan Jakarta
Kelima film tersebut juga ditayangkan di Metro TV mulai 28 dan 30 November 2022 pukul 09.30 – 10.00 WIB dan tanggal 1-2 Desember 2022 pukul 09:30 – 10.00 WIB dan 3 Desember 2022 pukul 09:05 – 09.30 WIB. (RO/OL-1)
Rapper 50 Cent menyetujui penyelesaian gugatan sipil terkait dugaan penyerangan hanya beberapa hari sebelum Netflix merilis dokumenter mengenai Sean “Diddy” Combs.
Taylor Swift membagikan cerita hubungannya dengan Travis Kelce dalam teaser docuseries The End of an Era. Ia menyebut tunangannya itu sebagai “kejutan terbesar” dalam hidupnya.
Victoria Beckham buka-bukaan di serial Netflix terbarunya tentang rahasia di balik ekspresi dingin, perjuangan karier, dan tekanan sebagai desainer sukses.
Raja Charles merilis dokumenter “Finding Harmony” di Prime Video, menyoroti filosofi hidup selaras dengan alam demi masa depan berkelanjutan.
Bersamaan dengan penayangan dokumenternya, Simple Plan juga menghadirkan sebuah soundtrack resmi film ini dan telah dirilis pada 11 Juli lalu.
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Indonesia Rising Stars Award adalah panggung penghargaan bagi organisasi serta individu yang berkontribusi membangun masa depan Indonesia di berbagai sektor.
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
Mengawali tahun 2026 dengan prestasi membanggakan, Truntum Cihampelas Bandung berhasil meraih peringkat Top 5 Hotel Terbaik di Bandung versi Tripadvisor
Menutup 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih apresiasi penting dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Di tengah meningkatnya integrasi ekonomi Asia Tenggara, peran sektor swasta dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan lintas sektor kian terlihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved