Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO pop elektronika asal Jakarta, Mantra Vutura, menghadirkan karya terbaru mereka yang bertajuk aMakna, sebuah hasil perenungan mengenai kehidupan dan kematian.
Mantra Vutura, yang terdiri dari Zakari Danubrata dan Tristan Juliano, menyebutkan bahwa aMakna memiliki arti yaitu tidak bermakna.
Lewat lagu itu, keduanya ingin menggambarkan bahwa kehidupan adalah anugerah dari Pencipta sehingga manusia sebagai mahluk ciptaan-Nya harus menyebarkan kebajikan dan energi positif meski hidup tak akan mampu abadi.
Baca juga: Mantra Vutura Rilis Single Tabir
"Kalau mau membandingkan dunia dengan akhirat, dunia seakan debu 'tidak bermakna'. Selagi masih dianugerahi waktu, persiapkanlah bekal baik untuk abadi kelak. Tertulis pula dalam ajaran agama, sekecil-kecilnya kita berbuat baik, pasti dibalas berkali lipat kelak, begitu pula ketika berbuat buruk," ujar Tristan menjelaskan lagunya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/10).
Karya teranyar Mantra Vutura ini melibatkan kolaborator vokal yaitu Raissa Anggiani serta melibatkan juga pemain gitar akustik Yosua Gian.
Dari sisi produser, Mantra Vutura menggandeng Enrico Octaviano dari Lomba Sihir untuk menyempurnakan aMakna.
Zakari menggambarkan aMakna sebagai produk yang unik karena untuk pertama kalinya memasukkan elemen instrumen gitar akustik.
Nuansa yang berbeda semakin ditonjolkan dengan sentuhan vokal perempuan yang akhirnya diputuskan diisi oleh Raissa Anggiani.
"Sosok yang bagi kami sangat tepat untuk merebahkan suaranya di lagu ini adalah Raissa. Dengan karakter vokal yang sangat manis dan 'sopan' masuk telinga, kami juga tidak menyangka lagu ini bisa menjadi lebih terdengar khusyuk," kata Zakari.
Adapun pesan mengenai hidup dan akhirat yang diinginkan Mantra Vutura terasa benar-benar dituangkan dalam lirik aMakna.
Mulai dari penggambaran manusia yang sedang khusyuk beribadah dan merasakan ketenangan serta kedamaian ketika mencari kebesaran Tuhan.
Ada pula cerminan saat manusia menginginkan pengampunan dan penghapusan dosa ketika dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
Lirik tersebut dibalut dengan musik yang terkesan megah dengan pilar musik elektronik yang futuristik.
Nuansa folk dari petikan gitar akustik pun memperkuat 'kemegahan' di lagu ini yang disempurnakan dengan vokal Raissa yang terasa syahdu serta lirih.
Kini aMakna sudah dapat dinikmati di berbagai layanan digital streaming platform Tanah Air.
Adapun Mantra Vutura sudah berkarier di industri musik Tanah Air sejak 2017 dan memang konsisten bercerita tentang hubungan Tuhan dan manusia.
Cerita-cerita itu disampaikan lewat eksplorasi musik elektronik yang luas mulai dari ranah big bear hingga synth-pop. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Kolaborator Isyana dalam lagu tersebut, Mantra Vutura, juga mengambil peran sebagai manusia yang menciptakan robot di dunia tersebut.
Kembali bisa dibilang berbeda karena membawa nuansa penyemangat dan bertolak belakang dari karya-karya Mantra Vutura lainnya yang dikenal kompleks dan temperamental.
Tristan Juliano (kibor/synth), selaku penulis lagu mengungkapkan bahwa Tabir ditulis sebagai upaya pengingat dan pelurusan tafsir yang kerap disalahpahami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved