Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Tatjana Saphira mengungkapkan totalitas fisiknya saat berakting di film horor Perempuan Bergaun Merah.
Dalam film Perempuan Bergaun Merah, Tatjana Saphira ditantang menampilkan totalitas fisik untuk memerankan karakter Dinda, salah satunya dengan berada dalam air untuk waktu yang cukup lama.
Ia mengatakan, secara fisik didorong maksimal oleh sutradara di set, dan juga melalui beberapa adegan yang membutuhkan ketangguhan fisik, sesuatu yang belum pernah ia temui sebelumnya. Apalagi ini adalah debutnya di film horor.
Baca juga: Ini Lima Fakta Seru dari Film Perfect Strangers
"Secara fisik banyak koreo action-nya ya di film ini. Cukup menjadi tantangan untuk menghafal gerakannya dan juga untuk bisa melakukan dengan benar dan aman agar tidak cedera tapi harus tetap jaga emosi dalam ekspresinya," ungkap Tatjana dikutip dari siaran pers, Rabu (26/10).
Lebih lanjut, ia mengatakan semua ketegangan ini memang diperlukan untuk membuat karakternya semakin terasa hidup.
Adegan bawah air yang sedikit terlihat di trailer adalah bagian yang menantang dan membutuhkan waktu, latihan, dan juga kesabaran, karena harus dilakukan dengan teknik tingkat tinggi dan keamanan maksimal.
Tatjana bahkan sampai merasa ingin berhenti syuting film horor. Namun sesudah syuting, ia merasa rindu dengan suasana set dan ingin melakukannya lagi.
"Di film horor itu, kita enggak boleh punya rasa jaim dalam berakting, enggak boleh mau kelihatan bagus. Harus berani kelihatan jelek. Ya, namanya di film horor ekspresi ketakutan dan menggila itu kan enggak mungkin kelihatan kita jaga ya. Harus ikhlas kelihatan jelek," ujarnya.
Untuk mengerti emosi Dinda, ia menghadapi semua tantangan ini sebagai usaha untuk menampilkan yang terbaik. Dinda sendiri adalah karakter yang kompleks.
Dikisahkan, sejak sahabatnya menghilang, hidup Dinda (Tatjana Saphira) berubah jadi mimpi buruk saat sosok roh jahat berwujud perempuan bergaun merah menghantuinya.
Nyawa Dinda terancam, tidak hanya dari sosok jahat itu tapi juga dari orang-orang yang berusaha merahasiakan kejadian di malam sahabatnya menghilang.
Berusaha memberikan kesegaran di genre horor Indonesia, produser Timo Tjahjanto mengatakan, Perempuan Bergaun Merah adalah proyek baru yang menyenangkan dikerjakan bersama William Chandra, yang ia kenal sudah cukup lama.
"Will menyajikan sesosok hantu supranatural yang belum pernah kita saksikan sebelumnya dan juga ada beberapa twist yang belum pernah ada di film Indonesia terdahulu," kata Timo.
"Ini bukan hanya sebuah film horor tapi ada angle misteri, ada karakter Tatjana (Dinda) menyelidiki ke mana temannya berada. Jadi ini perpaduan yang efektif di sebuah film seperti ini, kita mengikuti misterinya bersama protagonis perempuan," sambungnya.
Frontier Pictures bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures mempersembahkan film horor terbaru yang diproduseri Timo Tjahjanto dan disutradarai William Chandra, Perempuan Bergaun Merah.
Film itu dibintangi oleh Tatjana Saphira, Refal Hady, Stella Cornelia, Faradina Mufti, Ibrahim Risyad, dan banyak lagi lainnya. Film akan tayang di bioskop pada 3 November. (Ant/OL-1)
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
"Diketahui program siaran tersebut menampilkan beberapa muatan adegan yang mengesankan penggambaran seksualitas,"
"Kita compare medium yang 1,5 jam (film Ipar adalah Maut) sama medium yang berpuluh-puluh episode, jadi pasti ada sisi Aris yang tidak terlihat di film akan muncul juga di sini (series),"
Di film ini, Tatjana Saphira hampir sepanjang durasi film menggunakan bahasa Jepang.
“Tahun lalu, aku mengalami satu krisis dan merasa tidak siap untuk berada di depan kamera karena masalah jerawat yang sangat parah."
Tatjana juga menceritakan bahwa salah satu adegan yang paling sulit baginya adalah ketika dirinya harus berakting di dalam tangki air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved