Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
LAWLESS Jakarta meluncurkan merchandise hasil kolaborasi dengan band metal terkemuka Slayer, yang tersedia mulai Senin (6/6).
"Kolaborasi Lawless dengan Slayer ini sebuah mimpi yang terwujud," kata Arian13, co-founder Lawless saat konferensi pers di Jakarta, Senin (6/6).
Koleksi kolaborasi yang tersedia dalam jumlah terbatas itu akan menampilkan t-shirt lengan panjang dan pendek, pakaian luar, celana pendek, dan celana jogger.
Baca juga: Usai Keluar, Posisi Dikta di Yovie & Nuno Terganti
Merchandise itu tersedia di toko Lawless Jakarta, juga di lokapasar, yang merupakan rekanan resmi jenama itu. Terdapat 12 desain yang dikeluarkan secara bertahap.
Sammy Bramantyo, salah satu direktur Lawless Jakarta, menuturkan kolaborasi ini dimulai pada 2021 ketika ide untuk membuat kolaborasi berskala raksasa mulai mengemuka.
Sekitar setahun proses diskusi dengan perwakilan merchandising dari Slayer, akhirnya kolaborasi tersebut siap dirilis untuk publik.
"Yang sulit bukan birokrasi tapi menahan rahasia selama setahun dua bulan, bahwa ada lisensi untuk merilis kolaborasi dengan Slayer," kata Sammy.
Ia menambahkan, hingga saat ini, umumnya baru jenama dari Amerika Serikat (AS0 yang berkolaborasi dengan Slayer, belum ada jenama dari Asia Tenggara.
Ia mengatakan, Slayer adalah salah satu band yang berpengaruh untuk Lawless Jakarta, dengan pengaruh Slayer terlihat kental dalam pendekatan produksi merchandise dan penulisan copy Lawless Jakarta.
"Mendengarkan musik Slayer membentuk cara saya hidup dan berpikir untuk selalu go full speed, mempunyai tujuan yang tinggi dan menghancurkan batasan. Buat saya, kolaborasi ini mengubah permainan," kata Sammy.
"Kolaborasi ini adalah tentang Lawless sebagai sebuah tim, mencapai sesuatu yang, untuk beberapa orang yang kami kenal, hampir tidak mungkin. So now we're going South of Heaven because Hell Awaits!" pungkasnya. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved