Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Jessica Mila dan Winky Wiryawan mengaku kesulitan dan harus ekstra sabar ketika harus beradu akting dengan boneka animatronics di film The Doll 3.
"Yang pasti susah sih beradu akting dengan boneka. Jauh lebih susah dibanding harus adu akting sama manusia," ungkap Jessica Mila, dikutip Selasa (24/5).
"Karena ketika sama boneka kan, dia nggak ada emosinya. Jadi kita nggak bisa saling bertukar emosi. Biasanya kalau sama lawan main bisa lihat-lihatan, terus saling bertukar emosi. Saling memberikan aksi reaksi," sambungnya.
Baca juga: The Doll 3 Gunakan Boneka Animatronics Seharga Miliaran Rupiah
Lebih lanjut, Jessica juga menjelaskan bahwa boneka tersebut dioperasikan oleh tim khusus. Sehingga, dia pun harus bekerja sama dengan tim itu untuk menyeimbangkan emosi antara dirinya dan boneka itu.
"Karena ini boneka animatronics, yang dioperasikan sama beberapa orang, jadi ketika beradegan sama boneka itu, kita juga harus bekerja sama dengan orang yang mengoperasikan bonekanya. Dan itu jauh lebih susah," kata Jessica.
Hal serupa juga disampaikan Winky. Dia menjelaskan boneka tersebut dioperasikan oleh lima hingga tujuh orang.
Sering kali gerakan yang dilakukan sang boneka pun tidak sesuai dengan arahan sutradara. Sehingga seluruh pemain pun harus mengulang kembali adegan tersebut.
"Satu boneka ini yang remote itu ada lima sampai tujuh orang. Jadi dari divisi kepala sendiri ada mata, hidung, kerutan pipi, dan segala macam. Ada juga gerakan bahu, tangan, kaki, badan, semuanya itu sekali gerak ada empat divisi dan lima orang itu bergerak berbarengan," jelas Winky.
"Yang menjadi lumayan sulit adalah ketika bonekanya salah sedikit, ada satu scene dimana alisnya itu harusnya tidak seperti yang Pak Rocky inginkan. Sementara kita adegannya udah maksimal banget. Terus di-cut karena bonekanya senyum," tambahnya.
Ketika adegan terus diulang, Winky pun sempat merasa kewalahan. Sebab saat boneka tersebut sudah sesuai dengan arahan sutradara, emosinya pun justru sudah menurun.
Oleh karena itu, Winky mengatakan, sejak awal, sang sutradara, Rocky Soraya, telah mengingatkan bahwa pembuatan film ini membutuhkan kesabaran.
"Jadi, ketika kita emosinya udah sampai titik tertentu yang sudah tinggi, bonekanya kadang salah. Karena nggak gampang juga main remote-nya. Tapi pas bonekanya udah benar, eh emosi kita yang turun. Jadi kayak roller coaster banget," ujar Winky.
"Dari awal memang waktu reading, Pak Rocky juga sudah bilang ya bahwa di sini kita tes kesabaran. Belum pernah melakukan tes ini (menggunakan boneka animatronics) di industri film Indonesia. Jadi kita coba ya, kita sabar, kita jalanin," tutupnya. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Film tersebut menggunakan total tujuh boneka Bobby. Boneka tersebut pun dioperasikan oleh tim khusus yang didatangkan dari Amerika Serikat (AS).
Sutradara sekaligus produser dari film ini yakni Rocky Soraya mengatakan bahwa The Doll 3 tidak hanya tayang di Indonesia.
"Kalau bintangnya banyak, berarti industrinya tumbuh subur. Kalau misalnya yang main itu-itu aja, berarti ada something wrong, apakah kita kekurangan talent?"
Untuk mendalami karakternya sebagai anak dengan gangguan mental, Zidane mengatakan dia belajar melalui tontonan di YouTube dan banyak berkonsultasi dengan pemain lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved